loading...
Abu Thalhah adalah sahabat Nabi SAW yang sangat setia dan rajin beribadah, salah satunya sering berpuasa. Ketika wafat karena sakit, jasadnya masih utuh dan tidak bau walau sudah 7 hari belum dimakamkan. Foto ilustrasi/takziahtour
Pada zaman Nabi Muhammad SAW, ada beberapa kisah inspiratif yang bisa menyadarkan kita tentang puasa Ramadan . Salah satunya, kisah teladan mengenai puasa Ramadan ini, datang dari dari sahabat Nabi SAW, Abu Talhah.
Abu Talhah merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam. Abu Talhah memiliki kebiasaan selalu berpuasa, bahkan tidak cuma di bulan Ramadan saja. Tetapi beliau rajin mengerjakan puasa sunnah di bulan-bulan lainnya.
Suatu ketika, Abu Talhah yang memang sudah sangat tua dan renta rela mengikuti jihad bersama orang lain pada masa pemerintahan Usman Bin Affan.
Baca juga: Golongan Wanita yang Wajib Bayar Fidyah Puasa Ramadan
Abu Thalhah dan orang-orang Islam lainnya menempuh perjalanan melewati laut yang besar. Mereka menaiki kapal besar untuk perjalanan menuju daerah musuh. Namun, di tengah perjalanan Abu Thalhah sakit dan tidak lama setelah itu ia meninggal dunia.
Karena berada di tengah-tengah laut tentu saja mereka sangat kesulitan untuk menguburkan jenazah Abu Talhah.
Bahkan, sampai hari ke 7 tidak ditemukan dataran untuk menguburkan jasadnya. Jenazah Abu Talhah hanya ditutupi kain saja.
Namun anehnya, jenazah beliau tidak berubah sedikit pun. Tidak ada bau menyengat pada jenazahnya ataupun busuk sama sekali. Tidak hanya itu saja, jenazahnya juga tetap utuh.
Baca juga: Siapakah Mumayyiz? Sah Atau Tidak Puasa Mereka? Simak Penjelasannya di Sini!
(wid)






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1233197/original/051827400_1463211299-WhatsApp_Web_kirim_dokumen.jpg)











