Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

9 hours ago 7

loading...

Ketua MKI Wilayah Jawa Tengah dan DIY Soewondo Koesoemo mendukung percepatan pengembangan Energi Baru dan Terbarukan. Foto/istimewa

JATENG - Ketua Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Jawa Tengah dan DIY Soewondo Koesoemo menyatakan dukungan penuh percepatan pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Termasuk pemanfaatan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional dan mewujudkan transisi menuju energi bersih.

Menurut Soewondo, pengembangan EBT merupakan langkah strategis yang harus terus didorong guna mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus mendukung target pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission (NZE). Soewondo menilai pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berbasis energi terbarukan tidak hanya menjadi kebutuhan masa depan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan sektor energi nasional.

Karena itu, MKI secara konsisten mendorong percepatan pembangunan berbagai proyek energi bersih di Jawa Tengah maupun wilayah lainnya di Indonesia. Dalam berbagai forum ketenagalistrikan, Soewondo mengungkapkan Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan sumber energi terbarukan, mulai dari energi surya, biomassa, hingga pemanfaatan sampah sebagai sumber energi listrik.

Baca juga: Indonesia Butuh Investasi Rp3.000 Triliun demi Transisi Energi, Dari Mana Duitnya?

“Transformasi sektor energi tidak semata-mata bertujuan memenuhi kebutuhan listrik yang terus meningkat, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menekan emisi karbon dan menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.

Untuk itu, Soewondo mendorong terjalinnya sinergi yang kuat antara pemerintah, PLN, investor, perguruan tinggi, dan dunia usaha guna mempercepat realisasi berbagai proyek EBT di daerah. Selain pengembangan energi terbarukan, Soewondo juga menyoroti pentingnya penerapan teknologi Waste-to-Energy (WtE) atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai solusi atas meningkatnya persoalan sampah di berbagai daerah.

Menurut Soewondo, sampah yang selama ini menjadi beban lingkungan dapat diubah menjadi sumber energi yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Melalui pemanfaatan teknologi tersebut, volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat dikurangi secara signifikan sekaligus menghasilkan energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |