loading...
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran. Foto/Ilustrasi/TRT World
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau ketat perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di kawasan tersebut ditegaskan menjadi prioritas utama.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan seluruh Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah guna memastikan kondisi WNI tetap terpantau dan tertangani dengan baik.
Baca juga: Kedubes Iran: 200 Anak Perempuan Tewas Dalam Serangan Militer AS dan Israel
“Terkait koordinasi Penanganan WNI/PMI di Kawasan Timur Tengah dapat kami sampaikan bahwa pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di Timur Tengah terus memantau secara ketat perkembangan situasi keamanan pasca serangan terhadap Iran. Perlindungan WNI dan PMI di kawasan Timur Tengah merupakan prioritas utama,” ujar Heni dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (2/3/2026).
Heni mengatakan Direktorat Pelindungan WNI telah melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan seluruh Perwakilan RI di kawasan untuk memperoleh pembaruan data jumlah WNI, update kondisi riil di lapangan, serta langkah penanganan yang sedang dan akan dilakukan.
"Semua Perwakilan RI di kawasan juga telah menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada WNI/PMI, memperkuat komunikasi dengan komunitas dan simpul WNI/PMI setempat, serta menyiapkan sejumlah opsi dalam menghadapi resiko kedaruratan jika diperlukan," ujarnya.







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1233197/original/051827400_1463211299-WhatsApp_Web_kirim_dokumen.jpg)










