Hari Tasyrik dan Larangan Berpuasa, Ini Hikmah yang Jarang Diketahui

16 hours ago 12

loading...

Dalam Islam, semua jenis puasa sunnah diharamkan di waktu-waktu Tasyrik baik puasa Senin-Kamis, puasa Daud atau puasa qadha serta puasa sunnah lainnya. Foto ilustrasi/ist

Hari Tasyrik atau tanggal 11,12 dan 13 Zulhijjah, umat Islam dilarang berpuasa atau diharamkan puasa? Mengapa demikian? Bagaimana penjelasan dan apa dalilnya?

Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah perayaan Iduladha . Dalam Islam, semua jenis puasa sunnah diharamkan di waktu-waktu tersebut. Baik puasa Senin-Kamis, puasa Daud atau puasa qadha serta puasa sunnah lainnya. "Di hari ied sama hari-hari Tasyrik, tidak diizinkan dan tidak dibolehkan untuk berpuasa," ungkap Almarhum Syekh Ali Jabar dalam salah satu tausiyahnya.

Kenapa dilarang? Almarhum Syekh Ali Jaber mengungkapkan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda, " Hari Tasyrik (adalah) hari makan, hari minum, dan hari diisi dengan zikir kepada Allah SWT."


Dalil-dalilnya Terlarangnya Puasa di Hari Tasyrik :

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari puasa pada dua hari: Idul fitri dan Idul Adha.” (HR. Muslim)

Kemudian Aisyah radhiyallahu'anha dan Ibnu Umar radhiyallahu'anhu, "Tidak ada keringanan yang membolehkan puasa pada hari-hari Tasyrik kecuali bagi orang yang tidak mempunyai hewan hadyu (hewan yang disembelih karena melakukan haji tamattu atau qiron." (HR Bukhari)

Baca juga: Mengapa Ada Hari Tasyrik? Ini Asal-usul dan Maknanya

Abdullah bin Amr radhiyallahu'anhu berkata kepada putranya pada hari-hari tasyrik," Makanlah. Sesungguhnya hari-hari ini merupakan hari di mana Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menyuruh kita agar berbuka dan melarang kita berpuasa," (HR Abu Dawud. Al Albani menyatakan hadis ini shahih).

Syaikh Abu Suja’ dalam kitab 'Matan al-Ghayah wa al-Taqrib' menyebutkan ada lima hari yang terlarang untuk berpuasa, yaitu Idulfitri, Iduladha, dan tanggal 11, 12, 13 Zulhijjah. Untuk tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijjah ulama menyebutnya dengan hari Tasyrik. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

أيام منى أيام أكل وشرب وذكر لله. رواه مسلم

“Hari-hari Mina adalah hari-hari makan, minum dan berzikir kepada Allah” (HR. Muslim)

Sabda Nabi di hadis lain: “Diriwayatkan dari Uqbah bin Amir, bahwa Rasulullah SAW bersabda: hari Arafah (9 Dzulhijjah), hari Idul Adha (10 Dzulhijjah) dan hari-hari Tasyrik merupakan hari raya kita umat Islam. Hari-hari tersebut merupakan hari makan dan minum.” (HR. Abu Dawud).

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |