Gawat, Konflik AS dan China atas Taiwan Berisiko Memicu Eskalasi Nuklir

13 hours ago 12

loading...

Hasil riset International Institute for Strategic Studies menyatakan konflik AS dan China atas Taiwan berisiko memicu eskalasi nuklir. Foto/Ilustrasi/United Nations

JAKARTA - Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan China atas Taiwan berisiko memicu eskalasi nuklir, dengan kedua militer kemungkinan akan melakukan operasi besar-besaran yang menargetkan pusat komando dan komunikasi satu sama lain. Potensi bahaya ini merupakan hasil studi pusat penelitian pertahanan terkemuka di Inggris.

Dalam penilaian strategis menjelang pertemuan pertahanan tahunan terbesar di Singapura akhir pekan ini, International Institute for Strategic Studies (IISS) yang berbasis di London mengatakan dunia berada di ambang perlombaan senjata nuklir baru dengan Asia-Pasifik sebagai intinya.

Baca Juga: China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya

"Negara-negara regional dan negara-negara dengan kepentingan strategis memperluas persenjataan nuklir mereka, sementara negara-negara non-senjata nuklir mengejar kemampuan serangan konvensional jarak jauh: keduanya menantang stabilitas strategis," bunyi penilaian IISS, yang dikutip Reuters, Kamis (28/5/2026) .

Taiwan, bersama dengan konflik di Iran dan ketidakpastian tentang komitmen AS terhadap kawasan tersebut, diperkirakan akan muncul secara menonjol dalam IISS Shangri-La Dialogue.

Konferensi informal ini berlangsung dari 29 hingga 31 Mei, menarik beragam menteri, jenderal, kepala intelijen, diplomat, analis, dan pembuat senjata.

Acara ini menyusul pertemuan puncak antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump di Beijing pada awal Mei, yang menimbulkan kekhawatiran di Taipei tentang komitmen AS untuk membantu pulau yang memerintah sendiri secara demokratis itu dalam mempertahankan diri.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |