AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia

16 hours ago 12

loading...

Amerika Serikat batal mengirim rudal jelajah Tomahawk ke Jerman, diduga karena khawatir dengan reaksi pembalasan dari Rusia. Foto/US Navy

BERLIN - Amerika Serikat (AS) dilaporkan akan membatalkan rencana pengiriman rudal jelajah Tomahawk ke Jerman, yang menurut para pejabat Eropa dan Amerika, karena kekhawatiran Washington akan reaksi pembalasan dari Rusia.

Ini akan menjadi sebuah pembalikan mengejutkan dari kesepakatan yang telah lama direncanakan antara Amerika dengan salah satu sekutu terbesarnya di Eropa.

Baca Juga: Tak Hanya Tarik 5.000 Tentara, AS Juga Tak Akan Tempatkan Rudal Tomahawk di Jerman

Para pejabat AS khawatir Moskow akan membalas jika pemerintahan Donald Trump melanjutkan upaya untuk mengerahkan rudal presisi di tengah benua Eropa, menurut dua pejabat Eropa dan satu pejabat Amerika, yang dilansir Politico, Jumat (5/6/2026).

Tetapi keputusan untuk tidak mengirimkannya akan membatalkan kesepakatan yang dibuat selama pemerintahan Joe Biden dan membuat Berlin tanpa pertahanan yang menurut para pemimpin Jerman sangat mereka butuhkan.

Langkah ini merupakan bagian dari penarikan diri Amerika yang lebih luas dari aliansi NATO—termasuk pembatalan pengerahan ribuan tentara AS ke Jerman dan rencana untuk menarik kembali aset-aset tertentu—karena AS membalikkan kemitraan erat yang telah memperkuat hubungan selama beberapa generasi.

"Eropa dapat meningkatkan perannya sekarang dan dalam waktu dekat,” kata Jenderal Alexus Grynkewich, komandan tertinggi NATO dan kepala pasukan AS di Eropa, kepada para pemimpin militer minggu ini.

Amerika, katanya, akan memfokuskan kembali peralatan dan pasukan ke tempat lain.

Para pejabat Amerika, meskipun terutama khawatir akan reaksi Rusia, kemungkinan juga khawatir tentang menyusutnya persediaan senjata AS. Amerika Serikat menghabiskan ribuan rudal Tomahawk dan Patriot pada minggu-minggu pertama perang Iran.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |