Rusia Tiba-tiba Hendak Tangkap Miliarder Pendiri Telegram Pavel Durov, Ini Alasannya

17 hours ago 9

loading...

Rusia tiba-tiba keluarkan surat perintah penangkapan internasional untuk miliarder pendiri Telegram Pavel Durov. Foto/Wikipedia

MOSKOW - Pihak berwenang Kremlin sedang memburu miliarder pendiri Telegram Pavel Durov atas tuduhan telah membantu Ukraina dan organisasi teroris dalam merencanakan serangan di Rusia. Moskow telah mendakwa dan mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional untuk Durov.

Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) mengumumkan dakwaan terhadap Durov pada hari Rabu, dengan mengatakan bahwa perusahaannya gagal menonaktifkan "saluran, obrolan, dan bot" yang digunakan oleh dinas khusus Ukraina dan oleh organisasi teroris dan ekstremis untuk mempersiapkan dan mengoordinasikan serangan di Rusia.

Baca Juga: Prancis Tangkap Miliarder Pendiri Telegram Pavel Durov

"Serangan-serangan tersebut termasuk tindakan sabotase dan terorisme, pembunuhan massal, dan operasi penipuan siber," kata FSB, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (30/7/2026).

Tidak ada komentar resmi dari Durov atau pun pihak Telegram, tetapi akun resmi Telegram di X menguggah foto Durov yang mengacungkan jari tengahnya setelah dakwaan diumumkan.

Tuduhan Rusia ini muncul ketika Moskow berupaya membatasi penggunaan Telegram dan aplikasi pesan populer lainnya, seperti WhatsApp, sambil mempromosikan layanan pesan MAX yang didukung negara.

Para pakar memperingatkan bahwa MAX, yang secara terbuka menyatakan akan membagikan data pengguna dengan pihak berwenang jika diminta, tidak menggunakan enkripsi end-to-end yang memastikan pesan tetap bersifat pribadi.

Pemerintah Rusia juga telah memblokir media sosial seperti Twitter, Facebook, dan Instagram sambil meningkatkan pembatasan pada layanan seperti YouTube.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |