Terungkap, CIA dan Mossad Kesulitan Melacak Mojtaba Khamenei karena Tak Gunakan Ponsel

13 hours ago 10

loading...

CIA Amerika Serikat dan Mossad Israel kesulitan melacak Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei karena tak gunakan ponsel. Foto/Mehr News Agency

TEHERAN - Badan intelijen Amerika Serikat (AS) dan Israel, yakni CIA dan Mossad, ternyata berupaya keras untuk menemukan Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei. Namun, kedua badan mata-mata itu kesulitan karena Mojtaba tidak menggunakan telepon seluler (ponsel).

Upaya pelacakan itu diungkap surat kabar Inggris, The Times, yang menyebut Mojtaba tidak pernah melakukan panggilan telepon dan mengaktifkan laptop selama lima bulan terakhir.

Baca Juga: Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel

Mojtaba diangkat menjadi pemimpin tertinggi Iran pada 8 Maret, setelah ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal pada hari pertama agresi gabungan AS dan Israel 28 Februari.

Namun, selama lima bulan terakhir, Mojtaba tidak tampil di depan umum atau bahkan merilis rekaman suaranya, dengan alasan keamanan. Dia juga tidak menghadiri pemakaman ayahnya.

The Times mencatat bahwa melacak keberadaan Mojtaba Khamenei, yang diselimuti kerahasiaan ketat, saat ini menjadi prioritas utama bagi CIA dan Mossad.

Alasan mengapa badan-badan intelijen ini, yang membanggakan kemampuan intelijen kelas dunia, kesulitan bahkan lima bulan setelah pengangkatannya adalah karena dia menjaga "keheningan total".

"Setelah menderita luka parah di wajah akibat pengeboman 28 Februari saat bersama ayahnya, dia bersembunyi jauh di dalam bunker bawah tanah dan tidak dapat keluar ke sinar matahari karena khawatir ditangkap oleh satelit mata-mata AS," tulis The Times dalam laporannya.

Meskipun Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya mengeklaim telah bertemu dengan Mojtaba Khamenei, kebenaran klaim tersebut masih belum terkonfirmasi.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |