Kronologi Lengkap Kasus Ijazah Jokowi, dari Isu di Media Sosial hingga Dokter Tifa Jadi Terdakwa

14 hours ago 8

loading...

Polemik keaslian ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi salah satu perkara yang paling menyita perhatian publik dalam beberapa tahun terakhir. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA - Polemik keaslian ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi salah satu perkara yang paling menyita perhatian publik dalam beberapa tahun terakhir. Berawal dari isu yang beredar di media sosial, kasus ini berkembang menjadi gugatan perdata, penyelidikan kepolisian, hingga perkara pidana yang menyeret sejumlah tokoh, termasuk Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa.

Baca juga: Dokter Tifa Tolak Berdamai dengan Jokowi, Pilih Lanjutkan Persidangan

Lalu, bagaimana kronologi lengkap kasus ijazah Jokowi yang dimulai sejak 2014 hingga sekarang? Berikut penjelasannya sebagaimana dihimpun dari berbagai sumber.

Kronologi Lengkap Kasus Ijazah Jokowi

2014–2015: Isu Mulai Muncul

Tak lama setelah Jokowi terpilih sebagai Presiden pada 2014, mulai beredar berbagai tudingan mengenai keaslian ijazahnya di media sosial. Pada 2015, isu tersebut semakin ramai setelah muncul desakan agar Jokowi memperlihatkan ijazah aslinya kepada publik.

Pemerintah saat itu menyatakan dokumen pendidikan Jokowi telah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan saat pencalonan presiden.

2019: Hoaks Berujung Proses Hukum

Isu ijazah kembali mencuat setelah beredar berbagai unggahan yang mempertanyakan riwayat pendidikan Jokowi. Aparat kepolisian kemudian memproses sejumlah penyebar informasi yang dinilai mengandung berita bohong. Pihak sekolah tempat Jokowi menempuh pendidikan juga menegaskan bahwa Presiden ke-7 RI tersebut merupakan alumnus sekolah tersebut.

2022: Gugatan Bambang Tri

Babak baru dimulai ketika Bambang Tri Mulyono mengajukan gugatan terhadap Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan tuduhan menggunakan ijazah palsu. Gugatan tersebut kemudian dicabut sebelum memasuki pemeriksaan pokok perkara.

Belakangan, Bambang Tri bersama Sugi Nur Rahardja (Gus Nur) menjalani proses hukum dalam perkara penyebaran berita bohong yang berkaitan dengan tuduhan tersebut.

2023–2024: Gugatan dan Polemik Berlanjut

Sejumlah gugatan baru bermunculan di berbagai pengadilan. Polemik terus bergulir di ruang publik meski belum ada putusan pengadilan yang menyatakan ijazah Jokowi palsu.

Maret–April 2025: Analisis Forensik Digital dan Aksi ke UGM

Polemik kembali memanas setelah mantan dosen Rismon Hasiholan Sianipar mengunggah analisis forensik digital yang mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi.

Analisis tersebut mendapat perhatian luas dan didukung oleh sejumlah pihak, termasuk Roy Suryo dan dr Tifa, yang turut mempertanyakan keaslian dokumen tersebut melalui berbagai pernyataan di ruang publik.

Pada April 2025, Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) mendatangi Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk meminta klarifikasi, kemudian melanjutkan aksi ke kediaman Jokowi di Solo.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |