Potret Para Nabi Saat Bertemu Rasulullah SAW di Lapisan Langit

1 day ago 7

loading...

Dalam perjalanan menuju Sidratul Muntaha Rasulullah Shallalahu Alaihi Wassalam bertemu dengan para nabi dan rasul sebelumnya di berbagai lapisan langit. Foto ilustrasi/ist

Dalam perjalanan menuju Sidratul Muntaha Rasulullah Shallalahu Alaihi Wassalam bertemu dengan para nabi dan rasul sebelumnya di berbagai lapisan langit. Berikut potret atau gambaran para nabi saat bertemu dengan Nabi Muhammad SAW ini.

Kisah-kisah Isra Mikraj tersebut disampaikan Pengasuh Yayasan Al-Hawthah Al-Jindaniyah, Al-Habib Ahmad Bin Novel Bin Salim Bin Jindan. Simak ulasannya:

Ketika masuk di langit keempat, Nabi Muhammad SAW memberi salam kepada Nabi Idris alaihissalam yang kemudian Nabi Idris menjawab salamnya dan menyambutnya: "Selamat datang wahai saudara yang soleh serta Nabi yang soleh. Lalu Nabi Idris mendoakan Rasulullah dengan kebaikan. Kemudian Nabi melanjutkan perjalanannya hingga naik ke langit ke lima.


Bertemu Nabi Harun yang Jenggotnya Sampai ke Pusar

Kemudian Rasulullah naik ke langit kelima bertemu dengan Nabi Harun 'alaihis salam. Nabi Harun setengah dari jenggotnya berwarna putih dan setengahnya lagi berwarna hitam, dan hampir-hampir panjangnya hingga ke pusar. Bersamanya sekelompok kaumnya dari Bani Israil dan Nabi Harun sedang asyik berbincang dan bercerita dengan mereka.

Baca juga: Inilah Para Nabi dan Rasul yang Bertemu Rasulullah dalam Perjalanan Mikraj

Nabi Muhammad SAw memberi salam kepadanya dan Nabi Harun menjawab salamnya serta menyambutnya: "Selamat datang wahai saudara yang soleh serta Nabi yang soleh". Lalu Nabi Harun mendoakan Rasulullah dengan kebaikan. Kemudian Nabi bertanya: "Siapa beliau wahai Jibril?" Jibril menjawab: "Beliau adalah seorang lelaki yang dicintai oleh kaumnya, yaitu Nabi Harun bin Imron 'alaihis salam.

Bertemu Nabi Musa Sedang Menangis

Kemudian Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam melanjutkan perjalanannya naik ke langit keenam. Setelah masuk ke langit keenam, Nabi menyaksikan para Nabi dan Rasul bersama dengan umat mereka masing-masing. Beberapa dari mereka hanya memiliki kurang dari sepuluh pengikut. Beberapa yang lain pengikutnya puluhan, ada juga yang pengikutnya banyak dan beberapa lainnya tidak punya pengikut.

Kemudian Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam melewati suatu kelompok yang sangat besar yang memenuhi ufuk langit, maka Nabi bertanya: "Kaum siapakah ini?"Jibril menjawab: "Itu adalah Nabi Musa beserta kaumnya, tapi angkatlah kepalamu Ya Muhammad". Maka Nabi melihat sekelompok kaum yang jauh lebih banyak dan besar memenuhi ufuk langit dari berbagai sisinya. Jibril berkata kepada Nabi Muhammad: "Mereka adalah umatmu dan masih belum termasuk yang tujuh puluh ribu dari umatmu yang akan masuk surga tanpa dihisab."

Setelah menyaksikan para Nabi dan Rasul beserta kaum mereka masing-masing, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Musa bin Imran 'Alaihissalam. Tubuh beliau berwarna putih kemerahan, seperti seorang dari suku Asy-Syanuah, berbulu lebat. Seandainya dia memakai dua gamis maka terlihat bulunya.

Nabi Muhammad SAW memberi salam kepadanya dan Nabi Musa menjawab salamnya serta menyambutnya dengan mengatakan, "Selamat datang wahai saudara yang soleh serta Nabi yang soleh". Lalu Nabi Musa mendoakan Rasulullah dengan kebaikan.

Kemudian Nabi Musa berkata: "Manusia mengira bahwa aku adalah manusia yang paling mulia di sisi Allah, namun ternyata dialah (Rasulullah) yang lebih mulia dariku di sisi Allah."

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |