Keutamaan Zulkaidah : Memperbanyak Zikir di Bulan-bulan Haji

1 hour ago 3

loading...

Zulkaidah adalah salah satu dari 4 bulan yang dimuliakan (bulan Haram), karenanya umat Muslim dianjurkan memperbanyak amal saleh termasuk berzikir kepada Allah SWT. Foto ilustrasi/ist

Keutamaan bulan Zulkaidah penting diketahui umat Muslim. Sebagai salah satu dari 4 bulan yang dimuliakan (bulan Haram), umat Muslim dianjurkan memperbanyak amal saleh termasuk berzikir kepada Allah SWT.

Seperti diketahui, bulan Zulkaidah disebut bulan haram adalah karena besarnya kehormatan bulan tesebut serta dosa dan pahala di bulan-bulan tersebut juga besar.

Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata: "Allah mengkhususkan empat bulan dan menjadikannya sebagai bulan-bulan haram, lalu mengagungkan kehormatan di bulan tersebut, menjadikan dosa di dalamnya lebih besar dan menjadikan amal saleh berpahala lebih besar." Bulan Zulkaidah atau bisa juga dibaca dengan Dzulqi'dah, dinamakan demikian, karena bangsa Arab itu di bulan ini duduk-duduk dan tidak melakukan perang dalam rangka untuk menghormati dan mengagungkannya.

Oleh karenanya, Zulkaidah merupakan bulan yang sunyi senyap bagi Jazirah Arab saat itu. Karena biasanya mereka selalu mendengar hiruk pikuk peperangan di antara suku-suku di sana. Mereka adalah bangsa yang mana perang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka.

Baca juga: Bulan Zulkaidah dalam Lintasan Sejarah: Keutamaan dan Peristiwa Pentingnya

Sebab lainnya dari dinamakan dengan Zulkaidah adalah mereka mempersiapkan segala sesuatu untuk melakukan perjalanan dalam rangka melaksanakan ibadah haji.

Keutamaan Bulan Zulkaidah

Di antara keutamaan dari bulan Zulkaidah adalah:

Pertama, termasuk bulan Haram.

Bulan Zulkaidah merupakan salah satu bulan Haram tanpa ada perselisihan pendapat sama sekali. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

…اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu." [At-Taubah: 36]

Kemudian dalam sebuah Hadis disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya masa telah berputar sebagaimana keadaannya pada hari Allah menciptakan langit-langit dan bumi. Satu tahun ada 12 bulan. Di antaranya ada empat bulan haram. Tiga bulan haram itu berurutan yaitu Dzulqa'dah, Dzul-Hijjah dan Muharram, lalu Rajab Mudhar yang terletak di antara Jumada (Al-Akhirah) dan Sya'ban." [Hadits riwayat Al-Bukhari (3197) dan Muslim (1679)]

Kedua, tidak ada kezaliman kepada orang lain.

Bangsa Arab pada masa jahiliyah dahulu sangat mengagungkan negeri haram dan bulan-bulan haram. Di antara bentuk pengagungan mereka kepada bulan haram ini adalah mereka tidak menakut-nakuti seorang pun, tidak pula menuntut balas atas darah yang telah dialirkan. Seorang lelaki di bulan haram atau di negeri haram melihat orang yang membunuh ayahnya atau anaknya atau saudaranya itu tidak terpengaruh atau tergerak untuk melakukan serangan kepadanya.

Ketiga, termasuk bulan-bulan Haji

Zulkaidah termasuk bulan-bulan haji. Allah Ta'ala berfirman:

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |