Peramal Disebut Penyadap Berita dari Langit, Apa Maksudnya?

1 week ago 7

loading...

Tukang ramal , tukang sihir dan para dukun sebenarnya bekerjasama dengan setan dari bangsa jin yang berusaha menyadap berita yang terjadi dari langit. Foto ilustrasi/ist

Peramal disebut juga sebagai pencuri atau penyadap berita dari langit, karena terkait ilmu yang mereka miliki seperti mengetahui hal-hal gaib atau sesuatu yang belum terjadi. Apa maksud dan bagaimana penjelasannya?

Tukang ramal, tukang sihir dan para dukun sebenarnya bekerjasama dengan setan dari bangsa jin yang berusaha menyadap berita yang terjadi dari langit. Kenapa demikian?

Allah Subhanahu wa ta'ala menciptakan langit berlapis-lapis dan bertingkat-tingkat. Sebagaimana firman Allah dalam beberapa surat Al-Qur'an :

الَّذِىۡ خَلَقَ سَبۡعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًا‌ ؕ مَا تَرٰى فِىۡ خَلۡقِ الرَّحۡمٰنِ مِنۡ تَفٰوُتٍ‌ ؕ فَارۡجِعِ الۡبَصَرَۙ هَلۡ تَرٰى مِنۡ فُطُوۡرٍ

“Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang.” (Qs. Al Mulk:3)

Kemudian ayat :

اَلَمۡ تَرَوۡا كَيۡفَ خَلَقَ اللّٰهُ سَبۡعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًا

“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?” (Qs. Nuh: 15).

Tiap-tiap lapisan ada penghuninya sebagaimana halnya bumi. Alloh Ta'ala berfirman,

تُسَبِّحُ لَهُ السَّمٰوٰتُ السَّبۡعُ وَالۡاَرۡضُ وَمَنۡ فِيۡهِنَّ‌ؕ وَاِنۡ مِّنۡ شَىۡءٍ اِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمۡدِهٖ وَلٰـكِنۡ لَّا تَفۡقَهُوۡنَ تَسۡبِيۡحَهُمۡ‌ؕ اِنَّهٗ كَانَ حَلِيۡمًا غَفُوۡرًا‏

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |