Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran, AS Tak Bisa Berbuat Banyak

1 day ago 5

loading...

China kepung Taiwan untuk latihan perang besar-besaran. Foto/X/@Megatron_ron

BEIJING - Militer China menggelar latihan tembak langsung di Selat Taiwan untuk mensimulasikan serangan terhadap pelabuhan-pelabuhan utama dan fasilitas-fasilitas energi.

Latihan tersebut, dengan nama sandi "Strait Thunder", merupakan eskalasi latihan militer yang digelar China pada hari Selasa di sekitar Taiwan, pulau demokrasi yang diklaim Beijing sebagai wilayahnya.

Kantor kepresidenan Taiwan mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka "mengutuk keras" "provokasi militer", yang semakin menjadi rutinitas di tengah memburuknya hubungan lintas selat.

Latihan militer itu dilakukan saat China mempertajam retorikanya terhadap Presiden Taiwan Lai Ching-te, dengan menjulukinya sebagai "parasit" dan "separatis". Lai awal bulan ini menyebut Tiongkok sebagai "kekuatan asing yang bermusuhan".

Latihan militer itu dimaksudkan sebagai "peringatan serius dan penahanan yang kuat terhadap kekuatan separatis 'kemerdekaan Taiwan'", kata pernyataan dari Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA).

Tentara itu juga merilis serangkaian kartun yang menggambarkan Lai sebagai "parasit" yang "meracuni pulau Taiwan" dan - disertai gambar Lai yang dipanggang di atas api - "mendatangkan kehancuran total".

Video lain oleh PLA, berjudul "Tundukkan setan dan kalahkan kejahatan", menyamakan kemampuan militer dengan kekuatan magis Raja Kera, karakter Tiongkok mistis.

Dalam beberapa hari terakhir, surat kabar Partai Komunis China People's Daily menerbitkan serangkaian opini yang mengecam Lai sebagai "pembuat onar" dan "penghasut perang".

"Fakta telah membuktikan sepenuhnya bahwa Lai Ching-te adalah seorang pembuat perang yang kejam," demikian bunyi salah satu artikel yang diterbitkan pada hari Rabu. "Tundukkan iblis dan kalahkan kejahatan, gunakan kekerasan untuk menghentikan perang."

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |