Malam Ini Puncak Arus Balik, ASDP Terapkan TBB di 6 Dermaga Bakauheni

17 hours ago 5

loading...

PT ASDP Ferry Indonesia akan menerapkan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB) di 6 dermaga Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (5/4/2025). FOTO/IST

LAMPUNG - PT ASDP Ferry Indonesia akan menerapkan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB) di 6 dermaga Pelabuhan Bakauheni , Lampung. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mempercepat port time atau proses muat kapal di pelabuhan. Sebab kendaraan tidak harus menunggu proses bongkar kapal sebelum naik ke atas kapal.

Direktur Utama PT ASDP Ferry Indonesia, Heru Widodo mengatakan, hingga hari ini, skema TBB baru diterapkan untuk 3 dari 7 dermaga. Jika kepadatan dan antrean kendaraan terus memanjang, maka 6 dermaga akan diterapkan skema TBB, sehingga Hanya disisakan 1 dermaga yang melayani bongkar di Pelabuhan Bakauheni.

"TBB sampai hari ini sudah ada di 3 dermaga, tapi kalau sudah sangat padat akan kita berlakukan di 6 dermaga, hanya satu nanti yang kemudian kita berlakukan untuk kegiatan tiba bongkar dan muat," kata Heru dalam konferensi pers di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (5/4/2025).

Lewat skema ini, nantinya kapal-kapal yang berangkat dari 6 dermaga di Pelabuhan Bakauheni hanya melayani penumpang dari Pulau Bakauheni-Merak. Setelah proses bongkar di Merak selesai, kapal akan langsung kembali ke Bakauheni untuk mengangkut penumpang.

Heru juga memproyeksikan puncak arus mudik untuk ruas penyeberangan Sumatera-Jawa akan terjadi malam ini, H+5 lebaran atau 5 April 2025. Penyeberangan pada periode 5 April diperkirakan menjadi yang tertinggi jika dibandingkan hari-hari sebelumnya. Diperkirakan, ada sekitar 35.000 kendaraan yang serempak menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni-Merak hingga pukul 23.59 WIB. Data tersebut didapatkan dari jumlah penumpang yang melakukan resevasi tiket penyeberangan pada periode 5 April.

"Kami prediksi malam ini adalah puncaknya arus balik, angkanya kami perkiraan ada 35 ribu kendaraan yang akan menyeberang dari Sumatera ke Jawa," ujarnya.

Jika dibandingkan dengan data reservasi tiket pada H+4 lebaran atau 4 April 2025 sekitar 28.000 kendaraan. Pada malam ini diperkirakan menjadi yang terbanyak memberangkatkan para penumpang pada puncak arus balik lebaran 2025.

"Untuk perbandingan, kalau kemarin sampai pukul 23.59, itu jumlah kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa itu sekitar 28.000, artinya ada peningkatan yang luar biasa, dan kami prediksi puncaknya akan terjadi pada malam hari ini," kata Heru.

ASDP mengimbau pengguna jasa untuk mengatur waktu perjalanan, memilih menyeberang pagi atau siang hari, serta memastikan tiket sudah dibeli sebelum tiba di pelabuhan melalui aplikasi atau agen resmi Ferizy. Untuk menjaga kelancaran arus balik, ASDP menerapkan delaying system di delapan titik buffer zone dengan kapasitas total 1.560 kendaraan. Lokasi buffer zone terbagi menjadi dua kategori, yaitu di jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Rest Area KM 87B, KM 67B, KM 49B, KM 33B, dan KM 20B) serta di jalan arteri tepatnya di GOR Way Handak, Terminal Agrobisnis Gayam, dan RM Tiga Saudara.

ASDP juga mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti jadwal keberangkatan dan menghindari puncak arus balik. Dengan disiplin pengguna jasa dan strategi operasional yang telah disiapkan, ASDP optimistis dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan efisien bagi masyarakat.

(abd)

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |