Apa Itu Jaminan dan Konsensi Keamanan dalam Perundingan Damai Ukraina di Gedung Putih?

1 week ago 5

loading...

Jaminan dan konsensi keamanan jadi isu hangat dalam perundingan damai Ukraina di Gedung Putih. Foto/X/@ZelenskyyUa

WASHINGTON - Pertemuan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan delegasi para pemimpin Eropa tingkat atas dengan Donald Trump pada hari Senin, dua isu kunci utamanya adalah jaminan keamanan dan konsesi. Itu menjadi sorotan utama dalam perundingan damai yang bertujuan untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

Pertemuan penting yang akan diselenggarakan di Washington, DC, juga dihadiri oleh Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, Kanselir Jerman Friedrich Merz, Presiden Finlandia Alexander Stubb, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.

Pertemuan antara para pemimpin Eropa dan presiden AS ini terjadi tak lama setelah pertemuan tertutup Trump selama tiga jam dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pada hari Jumat, di mana Putin mengatakan mereka telah mencapai "kesepahaman."

Pertemuan hari Senin diperkirakan akan mencakup tawaran AS untuk jaminan keamanan Ukraina yang serupa dengan kerangka kerja NATO, dengan imbalan konsesi seperti pencabutan ambisi Kyiv untuk menjadi anggota NATO, dan reklamasi Krimea yang diduduki Rusia.

Apa Itu Jaminan dan Konsensi Keamanan dalam Perundingan Damai Ukraina di Gedung Putih?

1. Jaminan Keamanan

Melansir Anadolu, isu utama yang akan dibahas pada pertemuan hari Senin di Gedung Putih adalah tawaran AS untuk jaminan keamanan Ukraina.

Menurut Steve Witkoff, utusan khusus presiden AS untuk misi perdamaian, Rusia telah setuju untuk mengizinkan AS dan Eropa memberikan jaminan keamanan yang "kuat" kepada Ukraina sebagai bagian dari potensi kesepakatan damai.

Berbicara kepada Fox News, Witkoff mengatakan Washington dapat memberikan Kyiv jaminan keamanan bergaya Pasal 5 di luar kerangka NATO.

"Amerika Serikat berpotensi siap memberikan jaminan keamanan Pasal 5, tetapi bukan dari NATO, melainkan langsung dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa lainnya," ujarnya.

Berdasarkan Pasal 5 perjanjian NATO, serangan bersenjata terhadap satu negara anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh 32 anggotanya.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |