loading...
Mesir mengirimkan 40.000 tentaranya ke perbatasan Gaza. Foto/X/@IranObserver0
GAZA - Mesir mengerahkan pasukan tambahan di sepanjang perbatasan dengan Gaza di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa rencana pendudukan Israel di jalur tersebut dapat mendorong warga Palestina ke Sinai Utara. Itu diungkapkan seorang sumber militer senior mengatakan kepada Middle East Eye.
Ia mengatakan bahwa sekitar 40.000 tentara kini dikerahkan di Sinai Utara, hampir dua kali lipat jumlah yang diizinkan berdasarkan perjanjian damai Mesir-Israel 1979.
"Tentara Mesir berada dalam kondisi siaga tertinggi yang pernah kami lihat selama bertahun-tahun," kata sumber itu.
40.000 Tentara Mesir Dikirim ke Perbatasan Gaza, Ada Apa Gerangan?
1. Mengantisipasi Masuknya Warga Palestina ke Mesir
Ini menyusul "perintah langsung dari Presiden Abdel Fattah el-Sisi dalam kapasitasnya sebagai panglima tertinggi, setelah pertemuan dengan Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata dan Dewan Keamanan Nasional," tambahnya.
Ia mengatakan bahwa Israel ingin membubarkan Hamas di Gaza dan memaksa sejumlah besar warga Palestina keluar, sebuah posisi yang ditolak Mesir.
Pasukan Mesir kini ditempatkan di berbagai wilayah Sinai Utara, termasuk di "Zona C", wilayah yang berbatasan dengan Jalur Gaza, tambahnya.
Mesir telah memberi tahu Israel tentang bala bantuan tersebut, yang telah ditanggapi dengan keluhan tentang ukuran pasukan dan keberadaannya di zona terlarang.
"Mesir bersikeras bahwa mobilisasi tersebut bersifat defensif, tetapi juga menegaskan bahwa setiap serangan di wilayahnya akan ditanggapi dengan respons tegas," kata sumber tersebut.
Kendaraan lapis baja, sistem pertahanan udara, pasukan khusus, dan tank tempur M60 telah dikerahkan ke kota Rafah dan Sheikh Zuweid di dekatnya, serta di sekitar desa al-Joura di dekat perbatasan dengan Gaza.
"Petugas penghubung Mesir memberi tahu rekan-rekan mereka di Israel bahwa tindakan baru-baru ini murni defensif dan bertujuan untuk mengamankan perbatasan di tengah meningkatnya ketegangan," tambah sumber tersebut.
Baca Juga: 10 Alasan Rusia Mau Berunding dengan AS Soal Ukraina
2. Ada Potensi Serangan Israel ke Mesir
Awal bulan ini, Gubernur Sinai Utara, Khaled Megawer, mengeluarkan peringatan tegas terhadap potensi serangan Israel terhadap Mesir.
Berbicara kepada media dari perlintasan perbatasan Rafah, menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan konfrontasi dengan Israel, Megawer mengatakan: "Siapa pun yang berpikir untuk mendekati perbatasan kami akan menghadapi respons yang tak terduga dan keterlaluan."
Megawer, yang sebelumnya menjabat sebagai jenderal angkatan darat dan kepala intelijen militer, menyampaikan pernyataan tersebut di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa pendudukan Israel yang direncanakan di Gaza akan menyebabkan krisis pengungsian massal.