VADS Indonesia Dorong Transformasi Bisnis Otonom dari Generative AI ke Agentic AI

8 hours ago 10

loading...

CEO PT VADS Indonesia Idi Amir Ismail memberikan sambutan dalam acara Client & Prospect Gathering bertajuk The Agentic Shift: Orchestrating Business Autonomy di Hotel Wyndham Casablanca, Jakarta, Kamis (23/4/2026). Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - Kecerdasan buatan ( artificial intelligence/AI ) yang terus berkembang semakin pesat mendorong dunia usaha untuk beradaptasidan bertransformasi secara lebih strategis. Merespons itu,PT VADS Indonesia menggelar acara Client & Prospect Gathering bertajuk The Agentic Shift: Orchestrating Business Autonomy di Hotel Wyndham Casablanca, Jakarta. Acara ini digelar menjawab perkembangan

Acara ini mempertemukan para pemimpin industri, praktisi bisnis, dan pemangku kepentingan lintas sektor untuk membahas arah perkembangan AI dalam dunia bisnis. Fokus pada pergeseran dari Generative AI menuju Agentic AI yang dinilai mampu mendorong bisnis menjadi lebih otonom dan adaptif. Baca juga: Agentic AI Bisa Jadi Solusi bagi Perusahaan agar Bisnis Makin Lincah

Dalam konteks ini, PT VADS Indonesia menegaskan komitmennya untuk mengambil peran lebih strategis sebagai pionir dalam menyediakan solusi Agentic AI yang terintegrasi bagi dunia usaha di Indonesia. CEO PT VADS Indonesia Idi Amir Ismail mengatakan, agentic AI memungkinkan perusahaan bergerak lebih cepat, adaptif, dan presisi dalam merespons kebutuhan pelanggan.

Melalui pemanfaatan yang tepat, teknologi ini tidak hanya membantu mengotomatisasi proses, tetapi juga memperkuat pengambilan keputusan berbasis data serta meningkatkan pengalaman pelanggan secara menyeluruh. ”Hal ini menjadi penting bagi perusahaan yang ingin tetap relevan dan kompetitif di tengah dinamika bisnis yang terus berkembang,” katanya, Kamis (23/4/2026).

Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui sesi pemaparan yang menghadirkan Danial Zamzamzairani dari TM Global. Ia menekankan pentingnya infrastruktur sebagai fondasi Agentic AI melalui konektivitas berkecepatan tinggi, low-latency, serta GPU as a Service (GPUaaS) untuk mendukung implementasi yang scalable.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |