Respons Evaluasi MSCI, OJK Beberkan 3 Strategi Reformasi Pasar Modal

2 hours ago 2

loading...

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menilai, MSCI tetap menunjukkan minat untuk mempertahankan saham-saham emiten Indonesia dalam indeks global. Foto/Dok

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) merespons positif masukan dari lembaga penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International ( MSCI ), terkait evaluasi saham-saham yang diperdagangkan di Indonesia.Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menilai, MSCI tetap menunjukkan minat untuk mempertahankan saham-saham emiten Indonesia dalam indeks global, yang mencerminkan bahwa pasar modal Indonesia masih dinilai potensial dan layak investasi (investable) bagi investor internasional.

"Kami menerima penjelasan dari MSCI sebagai masukan yang baik, karena pada dasarnya mereka tetap ingin memasukkan saham-saham emiten Indonesia dalam indeks global," ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026).

Sebagai tindak lanjut, OJK mengungkapkan 3 strategi untuk mereformasi pasar modal Indonesia. Langkah pertama adalah menindaklanjuti proposal penyesuaian yang telah dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), khususnya terkait perhitungan free float.

Baca Juga: Bos BEI Angkat Bicara Imbas IHSG Ambruk, Investor Panik Pasca Pengumuman MSCI

Dalam penyesuaian tersebut, investor dalam kategori korporasi (corporate) dan kategori lainnya (others) dikecualikan dari perhitungan free float, serta dilakukan publikasi kepemilikan saham di atas dan di bawah 5 persen untuk setiap kategori kepemilikan. Saat ini, proposal tersebut masih dalam tahap kajian oleh MSCI.

"Apapun respon MSCI, kami akan memastikan bahwa kemudian penyesuaian lebih lanjut jika diperlukan, akan dilaksanakan sampai final. Sehingga bisa diterima sesuai dengan yang dimaksudkan," lanjutnya.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |