Kompor Listrik Bisa Jadi Solusi di Tengah Krisis Energi

3 hours ago 8

loading...

Penggunaan kompor induksi atau listrik bisa menjadi solusi, selain bisa mengurangi impor LPG, penggunaan kompor induksi dipandang juga lebih efisien dan praktis. Foto/Dok

JAKARTA - Menghadapi krisis energi akibat konflik di Timur Tengah, pemerintah mengajak masyarakat melakukan penghematan. Masyarakat diminta harus betul-betul bijak dalam menggunakan komoditas energi agar pasokan energi Indonesia akan lebih baik.

Di tengah kondisi seperti itu, penggunaan kompor induksi atau listrik bisa menjadi solusi. Selain bisa mengurangi impor LPG, penggunaan kompor induksi dipandang juga lebih efisien dan praktis.

Andi Arif, seorang pengguna kompor induksi, menilai efisiensi biaya operasional dan kemudahan fitur teknologi pemanas elektrik menjadi solusi nyata bagi rumah tangga di tengah tantangan lonjakan harga energi dunia. Penggunaan kompor induksi yang tepat juga tak membebani tagihan listrik.

“Dari sisi operasional, Andi mencatat kenaikan tagihan listriknya hanya sekitar Rp30.000 per bulan,” ungkapnya.

Baca Juga: Ini Sederet Keunggulan Kompor Listrik Dibanding Kompor Gas

Ia menjelaskan, bahwa investasi awal kompor listrik jauh lebih ekonomis karena selain harga gas yang fluktuatif, pengguna juga tidak lagi terbebani biaya pembelian tabung gas baru. Berdasarkan perhitungannya, tambahan biaya listrik bulanan tadi sangat kompetitif jika dibandingkan dengan pengeluaran rutin untuk pengisian tabung gas yang saat ini terus merangkak naik.

Senada, Siti Sarah, pelaku UMKM katering rumahan merasakan langsung dampak positif peralihan ke kompor listrik terhadap efisiensi usaha. Menurutnya, penggunaan kompor induksi membuat biaya produksi jauh lebih hemat sehingga keuntungan yang didapat dari setiap pesanan menjadi lebih maksimal dibandingkan saat masih menggunakan LPG.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |