Potensi Peluang ARA Berjilid dari IPO WBSA, Aplikasi Investasi Saham IPOT Permudah Akses

11 hours ago 12

loading...

Melalui aplikasi digital IPOT, investor kini dapat mengakses dan memesan saham e-IPO WBSA dengan lebih mudah, cepat, dan efisien. Foto/Dok

JAKARTA - Momentum penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) kembali menghadirkan peluang menarik bagi investor pasar modal Indonesia. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi salah satu emiten yang patut diperhatikan pada tahun ini, khususnya bagi investor yang memburu potensi Auto Reject Atas (ARA) di saham IPO. Berburu saham IPO juga menjadi cara investasi saham untuk pemula.

WBSA akan melepas sebanyak 1,8 miliar saham atau setara 20,75% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan kisaran harga penawaran Rp150 hingga Rp170 per saham. Dari aksi korporasi ini, perusahaan menargetkan dana segar hingga Rp306 miliar.

Sebagai perusahaan logistik yang telah berdiri sejak 1992, WBSA memiliki layanan end-to-end mulai dari transportasi darat, freight forwarding, pergudangan, hingga Inland Logistics Terminal (ILT). Kinerja keuangan perusahaan juga menunjukkan fundamental yang solid dengan total aset Rp1,15 triliun dan laba bersih Rp24,39 miliar per September 2025.

Melalui aplikasi digital milik Indo Premier Sekuritas, yaitu aplikasi IPOT, investor kini dapat mengakses dan memesan saham e-IPO WBSA dengan lebih mudah, cepat, dan efisien. Baca Juga: Sistem Keamanan IPOT Dirancang untuk Tidak Tembus Phishing

IPOT menghadirkan aplikasi yang memberikan sejumlah keunggulan bagi investor dalam mengakses e-IPO, termasuk sistem refund dana cepat serta tampilan saham di portofolio sebelum hari pencatatan. Lebih dari itu, aplikasi IPOT juga menghadirkan fitur indikator real-time yang membantu investor membaca pergerakan saham IPO sejak hari pertama perdagangan.

“Kami melihat minat investor ritel terhadap IPO terus meningkat. Melalui aplikasi IPOT, kami ingin memastikan akses yang lebih inklusif, cepat, dan berbasis teknologi agar investor dapat mengambil keputusan investasi secara lebih tepat," ujar Chief Marketing Officer PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Sergio Ticoalu.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |