loading...
ATLANTA - Pemandangan unik kembali terlihat saat Timnas Spanyol menjalani laga di Piala Dunia 2026 . Berbeda dengan banyak negara lain yang para pemainnya menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh semangat sebelum kick-off, para pemain La Roja justru berdiri diam saat musik kebangsaan diperdengarkan.
Fenomena tersebut kerap memunculkan pertanyaan dari para penggemar sepak bola dunia. Namun alasannya cukup sederhana: lagu kebangsaan Spanyol, Marcha Real, memang tidak memiliki lirik resmi. Hingga kini, Marcha Real menjadi salah satu dari sedikit lagu kebangsaan di Eropa yang hanya berupa musik instrumental tanpa syair yang dapat dinyanyikan.
Baca Juga: 5 Fakta Timnas Spanyol Mandul Lawan Cape Verde di Piala Dunia 2026
Sejarah Marcha Real sendiri sudah berlangsung sejak abad ke-18 ketika digunakan sebagai mars militer kerajaan. Beberapa upaya untuk menambahkan lirik pernah dilakukan, termasuk menjelang Olimpiade 2008. Namun gagasan tersebut mendapat penolakan karena sebagian usulan lirik dianggap memiliki keterkaitan dengan era pemerintahan diktator Francisco Franco yang masih menjadi topik sensitif di Spanyol.
Faktor lain juga berkaitan dengan keragaman identitas di dalam negeri. Beberapa pemain Spanyol berasal dari wilayah yang memiliki identitas regional kuat seperti Catalonia dan Basque Country. Pada masa lalu, pemain seperti Gerard Piqué dan Jordi Alba pernah menjadi sorotan karena berasal dari Catalonia yang memiliki gerakan kemerdekaan tersendiri.
Menariknya, lagu kebangsaan Spanyol sebenarnya sempat memiliki lirik antara 1938 hingga 1975 pada masa pemerintahan Franco. Setelah sang pemimpin wafat dan Spanyol memasuki era demokrasi modern, versi berlirik tersebut dihapus dan Marcha Real kembali digunakan sebagai lagu kebangsaan instrumental. Karena itulah, hingga saat ini para pemain Spanyol hanya berdiri khidmat mendengarkan musik kebangsaan tanpa ikut bernyanyi sebelum pertandingan dimulai.
(sto)


















































