Kronologi Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons

6 hours ago 4

loading...

Video seorang penjual es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, Suderajat (49) dituduh menjual es berbahan spons viral di media sosial. Foto/Istimewa

JAKARTA - Video seorang penjual es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, Suderajat (49) dituduh menjual es berbahan spons viral di media sosial. Tidak sedikit netizen yang geram dengan tindakan anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kelurahan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Ikhwan Mulyadi bersama oknum TNI bernama Heri.

Oknum aparat tersebut kemudian membakar es kue di tangannya. Namun, saat dibakar, es kue tersebut terlihat meleleh. Suderajat mengaku peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/1/2026).

Awalnya, Suderajat mengaku dihampiri oleh sekitar lima orang. Sekelompok orang tersebut mempertanyakan asal usul dan bahan es kue yang dijual.

Baca juga: Aiptu Ikhwan Mulyadi Diperiksa Propam usai Tuduh Pedagang Es Pakai Bahan Spons, Layak Dipecat?

Suderajat menjelaskan bahwa es kue tersebut bukan berbahan spons atau kapas, melainkan es asli yang dipasok dari pabrik di Depok. Dia mengaku sudah berjualan es kue selama 30 tahun.

Namun, setelah penjelasan diberikan, sejumlah orang tersebut justru meremas dan membejek dagangannya hingga hancur. Suderajat jugamengaku mengalami pemukulan dan ditendang.

Akibat kejadian itu, dagangan es kue yang dibawanya sebanyak 150 buah menjadi rusak dan tak bisa dijual. Suderajat mengaku belum kembali berjualan selama tiga hari karena masih merasa trauma dan khawatir kejadian serupa terulang.

Adapun peristiwa yang dialami Suderajat menjadi sorotan setelah adanya laporan seorang wiraswasta di Utan Panjang III, Kemayoran M. Arief Fadillah (43). Melalui call center 110 pada Sabtu (24/1/2026), Arief melaporkan dugaan penjualan makanan berbahaya berupa es gabus berbahan spons.

Setelah menerima laporan, polisi mendatangi lokasi. Polisi pun mengungkap hasil laboratorium forensik dari kandungan es kue tersebut.

“Begitu informasi diterima, kami langsung bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi. Barang dagangan milik pedagang kami amankan untuk diuji lebih lanjut, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra kepada wartawan, Minggu (25/1/2026).

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |