loading...
PT. Pertamina memperlihatkan komitmennya sebagai garda depan negara dalam situasi darurat, dengan tidak hanya menjaga pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas. Foto/Dok
JAKARTA - PT. Pertamina memperlihatkan komitmennya sebagai garda depan negara dalam situasi darurat, dengan tidak hanya menjaga pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas. Ketika sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga Jawa Tengah serta Jawa Timur dikepung bencana alam , BUMN energi memberikan dukungan penuh.
Selain memulihkan pasokan energi sejumlah BUMN juga menjalankan fungsi sosial dengan memberikan bantuan darurat seperti air bersih, sembako hingga dukungan untuk warga di pengungsian. Baca Juga: Komitmen Pertamina Menjaga Energi di Masa Sulit Bencana
”BUMN meski di bawah pemerintah, namun mereka bisa bergerak secara independen,” ujar Guru Besar Ilmu Sosiologi Fisip Universitas Indonesia (UI), Prof. Richardi Adnan.
Lebih lanjut Prof. Richardi mengatakan bahwa selama ini memang BUMN kerap dijadikan tumpuan oleh pemerintah dalam menangani bencana alam. ”Mereka memiliki saldo yang berlebih, terbiasa dengan program tanggung jawab sosial (CSR) dan terlatih karena banyak berhubungan juga dengan perusahaan-perusahaan serupa di mancanegara,” tuturnya.
Ia mengatakan salah satu BUMN yang punya jam terbang tinggi dalam menghadapi krisis adalah Pertamina. Hal ini dikarenakan energi merupakan kebutuhan dasar.
Sosiolog dari Universitas Indonesia, Nadia Yovani menyoroti peran Pertamina dalam mengamankan ketersediaan energi nasional sekaligus menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan kemanusiaan selama masa kritis tersebut.


















































