loading...
Iran ciptakan tol Hormuz, AS dan negara-negara Arab berusaha melawan. Foto/X/@h2av8tor
TEHERAN - Di tengah kampanye militer yang dipimpin AS selama sebulan melawan Iran — yang dijuluki Operasi Epic Fury — Menteri Luar Negeri Marco Rubio telah memberikan dukungan kuat AS di balik inisiatif diplomatik baru yang berani yang dipimpin oleh Bahrain di Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Apa Tujuannya? AS dan negara-negara Arab membangun koalisi internasional untuk mencegah Iran dan sekutu Houthi-nya merebut kendali jalur air penting seperti Selat Hormuz dan mengubahnya menjadi zona pemerasan untuk perdagangan global. Itu dikarenakan Iran ingin menjadikan Selat Hormut seperti tol di mana ada tarif yang harus dibayar untuk kapal yang melalui wilayah tersebut.
Dalam klip tersebut, Rubio berbicara dengan jelas dan tanpa kompromi: “Keinginan mereka, baik itu Houthi di satu sisi atau Iran di sisi lain, adalah untuk menutup jalur perairan internasional ini dan membuat jalan tol, di mana pada dasarnya Anda harus meminta izin mereka untuk menggunakannya dan memasukkan serta mengeluarkan produk Anda dari pasar.
"Itu tidak dapat diterima." "Hal itu tidak dapat diterima bagi kami, tetapi seharusnya juga tidak dapat diterima oleh dunia."
Rubio menambahkan: "Dan saya pikir itu penting, dan saya senang melihat upaya yang dipimpin Bahrain di Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang telah kami dukung sepenuhnya, untuk mendapatkan koalisi internasional yang menyatakan bahwa kami tidak akan menerima dunia di mana Iran atau Houthi dapat mengendalikan jalur air internasional dan menghambat arus bebas barang dari negara-negara."
Video tersebut menunjukkan Rubio berbicara dengan penuh perhatian dari Washington, D.C., menyoroti tujuan AS dalam konflik Iran.
Mengapa selat Hormuz itu penting?
Selat Hormuz adalah titik hambatan energi terpenting di dunia — sekitar 20-25% minyak dan gas alam cair global melewatinya setiap hari.
Sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026, Teheran telah membalas dengan mengganggu pengiriman komersial, menyerang kapal, dan secara efektif mengubah selat tersebut menjadi zona berisiko tinggi.












































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4203050/original/004339100_1666688306-Aplikasi_Whatsapp_Down-Angga-3.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5451323/original/095880900_1766281401-Daftar_Aplikasi_dan_Game_Paling_Banyak_Diunduh_di_Indonesia_01.jpg)