Bermusuhan dengan Turki, Yunani Borong Rudal Israel Senilai Rp62 Triliun

7 hours ago 11

loading...

Yunani borong rudal Israel. Foto/X

ATHENA - Yunani menandatangani kesepakatan senjata dengan Israel yang mencakup pengiriman sistem pertahanan udara berlapis senilai USD3,5 miliar atau senilai Rp62 triliun ke Athena; ini merupakan perjanjian pertahanan terbesar yang pernah disepakati oleh kedua negara.

Kesepakatan yang ditandatangani pada hari Senin di Tel Aviv ini terjadi di tengah memburuknya hubungan Yunani dengan negara tetangga sekaligus rivalnya, Turki. Namun, langkah ini juga menandai perubahan sikap dari kecenderungan umum Eropa yang selama ini enggan terlihat terlalu dekat dengan Israel—menyusul perang genosida di Gaza dan upaya Israel yang semakin terang-terangan untuk mencaplok wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Yunani dan Israel telah lama menjalin hubungan ekonomi dan diplomatik. Keduanya juga secara rutin mengadakan latihan militer bersama. Pembelian baru ini merupakan bagian dari rencana Yunani untuk memodernisasi militernya pada tahun 2030. Athena akan menghabiskan sekitar 28 miliar euro (32 miliar dolar AS) hingga tahun 2036 untuk membangun sistem pertahanan Israel—yang secara kolektif dikenal di Yunani sebagai "Achilles Shield" (Perisai Achilles)—serta untuk membeli hingga 40 jet tempur F-35 dari Amerika Serikat dan kapal fregat dari Prancis dan Italia.

Achilles Shield, yang negosiasinya memakan waktu tiga tahun, akan dikirimkan secara bertahap. Sistem ini dijadwalkan mencapai kesiapan operasional penuh dalam waktu 35 bulan.

Menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Israel, Achilles Shield terdiri dari tiga sistem inti:

David’s Sling dikembangkan oleh Organisasi Pertahanan Rudal Israel (Israeli Missile Defense Organization). Ini adalah sistem pertahanan udara dan rudal canggih yang dirancang untuk mencegat rudal balistik taktis, rudal jelajah, serta roket jarak menengah hingga jarak jauh melalui benturan kinetik langsung. Sistem ini melaju dengan kecepatan supersonik dan dapat menghadapi ancaman dari jarak 40 km hingga 300 km (25 mil hingga 185 mil).

Spyder diproduksi oleh Rafael Advanced Defense Systems. Sistem rudal permukaan-ke-udara ini dirancang untuk menghadapi ancaman udara ketinggian rendah seperti pesawat terbang, helikopter, pesawat nirawak (drone), dan amunisi berpemandu.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |