9 Pertahanan USS Abraham Lincoln dalam Menghadapi Serangan Drone dan Misil Iran

10 hours ago 6

loading...

Kapal induk Abraham Lincoln memiliki pertahanan khusus untuk melawan serangan drone Iran. Foto/X/@imetatronink

WASHINGTON - Menenggelamkan USS Abraham Lincoln membutuhkan penetrasi pertahanan Aegis dan pengacakan elektronik. 'Penghancuran misi' lebih mungkin terjadi daripada penghancuran total karena ketahanan struktural kapal yang masif.

Cameron Chell, CEO dan salah satu pendiri Draganfly, memperingatkan bahwa meningkatnya ketergantungan Iran pada sistem tak berawak berbiaya rendah menimbulkan bahaya nyata bagi aset angkatan laut AS yang bernilai tinggi, termasuk kelompok serang kapal induk USS Abraham Lincoln.

“Kemampuan drone Iran bernilai puluhan juta dolar,” kata Chell kepada Fox News Digital. “Sistem pertahanan modern awalnya tidak dirancang untuk melawan serangan jenuh semacam itu. Bagi kapal permukaan AS yang beroperasi di dekat Iran, kapal perang adalah target utama.”

Selain itu, Iran tidak perlu menenggelamkan Lincoln untuk mengeluarkannya dari perang; mereka hanya membutuhkan 'penghancuran misi'. Serangan yang berhasil di dek penerbangan akan menghancurkan ketapel atau landasan pacu, melumpuhkan sayap udara dan membuat kapal induk tidak berguna sebagai platform ofensif tanpa benar-benar menenggelamkannya.

9 Pertahanan USS Abraham Lincoln dalam Menghadapi Serangan Drone dan Misil Iran

1. Tantangan Target Bergerak

Melansir Wio News, membidik kota itu mudah, tetapi mengenai kapal induk secara matematis sangat kompleks. USS Abraham Lincoln bergerak dengan kecepatan lebih dari 30 knot dalam pola yang tidak dapat diprediksi, artinya rudal Iran harus memiliki kepala pencari canggih untuk terus menyesuaikan jalurnya selama terjun terakhir yang berapi-api melalui atmosfer.


2. Perisai Pertahanan "Aegis"

Kapal induk tidak pernah bertempur sendirian; ia berada di belakang barisan kapal perusak yang dilengkapi dengan Sistem Tempur Aegis.

Jaringan radar yang kuat ini menciptakan gelembung pelindung yang membentang ratusan kilometer, mampu melacak dan menugaskan pencegat untuk menghancurkan berbagai ancaman yang datang secara bersamaan sebelum mencapai armada.

3. Dampak Ekso-Atmosfer

Garis pertahanan pertama adalah Rudal Standar-3 (SM-3), yang dirancang untuk menghantam ancaman balistik saat masih di luar angkasa.

Pencegat ini bertindak sebagai kendaraan pembunuh kinetik, menghantam hulu ledak musuh dengan kekuatan tabrakan kecepatan tinggi di luar atmosfer Bumi, menetralisir bahaya jauh di atas lautan.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |