loading...
Pertamina NRE memperkuat dukungannya terhadap pengembangan pertanian terintegrasi di Desa Muara, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) memperkuat dukungannya terhadap pengembangan pertanian terintegrasi di Desa Muara, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melalui penambahan kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) bagi kelompok tani Tirta Makmur.
Program yang awalnya hanya fokus pada budidaya jamur merang, kini berkembang pesat dengan tambahan usaha perkebunan sayuran dan peternakan ayam potong. Penambahan kapasitas PLTS diyakini akan semakin memperkuat kemandirian energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
"Pertamina NRE berkomitmen menyediakan akses energi bersih. Tidak hanya membangun masyarakat yang mandiri energi, program Desa Energi Berdikari juga bertujuan menciptakan masyarakat yang mandiri secara ekonomi," ujar Manager Corporate Communication & Stakeholder Management Pertamina NRE, Rika Gresia, dalam pernyataannya, Sabtu (9/8).
Baca Juga: Program DEB Pertamina Sentuh 98 Desa, Kapasitas Terpasang 536,74 KWp
Sejak September 2024, Desa Muara telah memanfaatkan PLTS berkapasitas 2,2 kilo watt peak (kWp) untuk usaha jamur merang. Seiring berjalannya waktu, kelompok tani Tirta Makmur berinovasi mengembangkan pertanian terintegrasi yang menggabungkan budidaya jamur, sayuran, ternak, dan pengolahan limbah, sehingga kebutuhan energi meningkat.
Untuk menjawab tantangan itu, Pertamina NRE menambah kapasitas PLTS menjadi 6,6 kWp. Energi ini dimanfaatkan untuk menggerakkan pompa air, mesin penetas telur, hingga penerangan saung pelatihan. Desa Muara sendiri berada di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa-1 yang dikelola PT Jawa Satu Power (JSP), perusahaan afiliasi Pertamina NRE.
Manager Community Relation & Security JSP, Tig Djulianto, menegaskan penambahan kapasitas PLTS ini menjadi bagian dari dukungan jangka panjang perusahaan bagi masyarakat sekitar. "Aktivasi ini hanya langkah awal. Kami berharap dukungan ini dapat terus mendorong kegiatan sosial ekonomi yang positif di Desa Muara," ujarnya.