loading...
Rusia memastikan akan terus memasok minyak mentah ke India di tengah tekanan AS. FOTO/Reuters
NEW DELHI - Rusia memastikan akan terus memasok minyak mentah ke India, bahkan di tengah ketegangan global dan sanksi yang terus membayangi. Melalui mekanisme khusus, Moskow menjamin pasokan energi ke salah satu mitra dagang terpentingnya di Asia tersebut akan tetap stabil dan tidak terganggu oleh tekanan eksternal.
Jaminan tersebut disampaikan Pejabat Kedutaan Besar Rusia di New Delhi, Roman Babushkin, dalam sebuah konferensi pers pada Rabu (20/8). Babushkin yang menjabat sebagai charge d'affaires Rusia di India, mengungkapkan negaranya telah mengembangkan mekanisme yang sangat spesial untuk memastikan kelangsungan pasokan minyak.
Mekanisme ini dirancang khusus agar perdagangan minyak antara kedua negara tetap berjalan lancar, meskipun India terus membeli minyak mentah Rusia dalam volume besar di tengah sanksi Barat. Menurut Babushkin, impor minyak India dari Rusia akan dipertahankan pada level saat ini dan tidak ada gangguan yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat. Jaminan ini sangat krusial bagi India, yang menjadi salah satu importir terbesar minyak Rusia sejak sanksi Barat diberlakukan pasca konflik di Ukraina.
"Rusia telah mengembangkan mekanisme yang sangat khusus agar pasokan minyak tetap berlanjut. Kami pastikan impor India akan bertahan pada level saat ini tanpa gangguan dalam waktu dekat," ujar Babushkin," dikutip dari Daily Times, Rabu (20/8).
Baca Juga: Pertemuan Trump-Zelenskiy Didihkan Harga Minyak, India Didesak Hentikan Impor dari Rusia
Menyusul pernyataan tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan akan mengunjungi India akhir tahun ini. Meskipun tanggal kunjungan belum dapat dipastikan, pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi telah direncanakan. Kedua pemimpin diperkirakan akan membahas kerja sama energi dan hubungan ekonomi yang lebih luas.
Di sisi lain, kebijakan AS terhadap India telah menimbulkan tanda tanya. Washington mengumumkan tarif 25% untuk beberapa ekspor India yang akan berlaku mulai 28 Agustus. Langkah ini dikaitkan dengan perdagangan minyak India yang terus berlanjut dengan Rusia. Namun, AS tidak memberlakukan tarif serupa pada China, meskipun Beijing juga memiliki kesepakatan energi dengan Moskow.