loading...
istem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Bandung 2026 telah dibuka. Foto/Ilustrasi/SINDOnews.
JAKARTA - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung telah membuka Sistem Penerimaan Murid Baru ( SPMB ) 2026. Prosesnya diawali dengan pembuatan akun secara online pada 11 Mei hingga 5 Juni 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, menjelaskan bahwa pelaksanaan SPMB 2026 dibagi ke dalam dua tahap pendaftaran. Tahap pertama diperuntukkan bagi jalur Afirmasi dan Prestasi, sedangkan tahap kedua dibuka untuk jalur Domisili dan Mutasi.
Baca juga: Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
"Bapak dan Ibu orang tua calon murid baru, silakan mengikuti seluruh tahapan SPMB sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Setelah proses pembuatan akun dan pengisian formulir pendataan selesai, kini dibuka pendaftaran tahap pertama untuk jalur Afirmasi (RMP/MBK) dan Prestasi (Akademik maupun Non-Akademik),"katanya dikutip dari laman SPMB Kota Bandung, Rabu (10/6/2026).
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bandung berkomitmen menghadirkan layanan SPMB yang terintegrasi dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Sosial Kota Bandung.
Baca juga: SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
Menurutnya, integrasi tersebut tidak hanya mencakup sinkronisasi data, tetapi juga pelayanan langsung kepada masyarakat melalui posko tatap muka di halaman kantor Disdik Kota Bandung serta layanan daring melalui fitur chatbox dan media sosial resmi.
Untuk jalur Afirmasi, kuota yang disediakan mencapai 15 persen untuk jenjang SD dan 30 persen untuk SMP. Kuota SMP tersebut terdiri atas 20 persen afirmasi penempatan dan 10 persen afirmasi non-penempatan, termasuk alokasi tiga kursi per sekolah bagi murid berkebutuhan khusus.


















































