Siapa Cilia Flores? Istri Maduro yang Dikenal sebagai Otak di Belakang Kebijakan Pemerintah Venezuela

1 day ago 8

loading...

Cilia Flores, istri Nicolas Maduro, ditangkap dan diadili di AS. Foto/X/@theroelynnstone

CARACAS - Ketika Amerika Serikat melakukan serangan militer semalam di Venezuela pada Sabtu pagi, 3 Januari, bukan hanya pemimpin negara itu, Nicolás Maduro, yang ditangkap, tetapi juga istrinya, Cilia Flores.

Flores, 69, dan suaminya telah didakwa di Distrik Selatan New York; Namun, Jaksa Agung AS Pam Bondi awalnya tidak membagikan dakwaan terhadap mantan ibu negara Venezuela tersebut. Menurut unggahan X yang dibagikan oleh Bondi, Maduro menghadapi dakwaan "Konspirasi Narkoterorisme, Konspirasi Impor Kokain, Kepemilikan Senapan Mesin dan Alat Perusak, dan Konspirasi untuk Memiliki Senapan Mesin dan Alat Perusak terhadap Amerika Serikat."

Maduro dan Flores diperkirakan akan tiba di Bandara Internasional New York Stewart di Orange County, New York, sekitar 80 menit di utara Manhattan, pada hari Sabtu, 3 Januari, menurut CBS News dan MS Now. Pasangan itu ditangkap di Caracas, Venezuela, dan diterbangkan dengan helikopter ke USS Iwo Jima, sebuah kapal serbu amfibi. Presiden Donald Trump memposting gambar Maduro di atas kapal perang tersebut di Truth Social.

"Kita akan menjalankan negara ini sampai kita dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana," kata Trump dalam konferensi pers pada hari Sabtu setelah serangan tersebut.

Dengan semua mata tertuju pada Venezuela, berikut yang perlu diketahui tentang mantan ibu negara negara tersebut.

Siapa Cilia Flores? Istri Maduro yang Dikenal sebagai Otak di Belakang Kebijakan Pemerintah Venezuela

1. Dikenal sebagai Pengacara dan Politikus Venezuela

Melansir USA Today, Flores adalah seorang pengacara dan politikus Venezuela. Sejak 2015, ia menjabat sebagai wakil di Majelis Nasional Venezuela, di mana ia menjabat sebagai presiden dari tahun 2006 hingga 2011, untuk negara bagian asalnya, Cojedes. Ia juga sebelumnya menjabat sebagai jaksa agung Venezuela dari tahun 2012 hingga 2013.

Sepanjang karier hukumnya, Flores mendapatkan reputasi sebagai pengacara yang tangguh, terutama setelah ia memimpin tim pembela mantan Presiden Venezuela Hugo Chávez dan membantu mengamankan pembebasannya dari penjara pada tahun 1994, setelah kudeta yang gagal pada tahun 1992, menurut Reuters.

Baca Juga: Trump Tonton Penangkapan Maduro secara Langsung seperti Acara Televisi

2. Memiliki Karakter yang Berapi-api

Flores menjadi ibu negara Venezuela ketika Maduro memenangkan pemilihan presiden 2013 atas Henrique Capriles.

"Ia memiliki karakter yang berapi-api. Apa yang Anda lihat darinya di parlemen, persis seperti itulah dia di rumah," kata Maduro tentang istrinya selama rapat umum dalam kampanyenya, menurut Reuters.

3. Dikenal sebagai Pendukung Chavez

Menjadi istri Maduro bukanlah satu-satunya faktor yang mendorong Flores menjadi terkenal di Venezuela, karena lulusan hukum dari Universitas Santa Maria di Caracas ini mendapatkan perhatian pada tahun 1994 ketika ia membela Chávez dan membantu mengamankan pembebasannya dari penjara, menurut Reuters.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |