loading...
Cokelat bukan sekedar nikmat, tapi juga memiliki manfaat untuk memperlambat penuaan. Foto/The Week.
JAKARTA - Cokelat dikenal sebagai salah satu camilan favorit karena cita rasanya yang lezat. Di balik kenikmatannya, cokelat ternyata tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga disebut memiliki potensi manfaat bagi kesehatan, termasuk dalam memperlambat proses penuaan .
Berdasarkan hasil penelitian, dikutip dari laman Prevention, Minggu (4/1/2025), salah satu kandungan dalam cokelat hitam atau dark chocolate diketahui berkaitan dengan perlambatan penuaan pada tingkat biologis. Senyawa tersebut adalah theobromine, zat alami yang banyak terdapat dalam biji kakao sebagai bahan utama pembuatan cokelat.
Baca juga: Raja Charles III Berkuasa, Cadbury Didepak Kerajaan Inggris usai Bertahan 170 Tahun
Theobromine merupakan senyawa tanaman yang tergolong alkaloid, masih satu keluarga dengan kafein, meski memiliki efek yang lebih ringan. Penelitian menemukan bahwa orang dengan kadar theobromine yang lebih tinggi dalam darah cenderung menunjukkan tanda penuaan biologis yang lebih lambat. Hal ini terlihat dari indikator DNA yang digunakan untuk menilai usia biologis, sehingga tubuh tampak lebih “muda” dibandingkan usia sebenarnya.
Meski demikian, theobromine bukan berarti mampu membuat seseorang hidup lebih lama. Temuan ini lebih menyoroti hubungan antara pola konsumsi makanan dan pengaruhnya terhadap proses penuaan tubuh.
Baca juga: Coklat atau Cokelat? Ini Kata yang Baku Menurut KBBI
Perlu diketahui, usia biologis dan usia kronologis memiliki makna berbeda. Usia kronologis dihitung berdasarkan tanggal kelahiran, sementara usia biologis menggambarkan kondisi fungsi sel dan organ tubuh secara keseluruhan.

















































