loading...
Kiri ke kanan: Wamenpora Taufik Hidayat, Sekretaris Kemenpora Gunawan Suswantoro, dan Marketing Manager Beverages & Confectionery Business Unit PT Nestle Indonesia Alaa Shaaban, saat MoU di Jakarta, Senin (29/6/2026) Foto: SINDOnews/Susanto
JAKARTA - Nestle Milo memperkuat komitmennya dalam mendorong gaya hidup sehat dan aktif di Indonesia melalui kolaborasi strategis dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ( Kemenpora RI ). Setelah lebih dari 50 tahun menghadirkan berbagai program olahraga, mulai dari tingkat sekolah hingga kemitraan dengan pemerintah, Nestle Milo dan Kemenpora RI resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperluas pembudayaan olahraga dan pembinaan atlet sejak usia dini melalui berbagai program yang menjangkau lebih banyak anak dan masyarakat di seluruh Indonesia.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa pembudayaan olahraga harus dimulai sejak dini agar aktivitas fisik menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Menurutnya, upaya tersebut memerlukan kolaborasi lintas sektor.
"Upaya ini tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta. Kami menyambut baik kolaborasi dengan Nestle Milo sebagai contoh nyata sinergi yang dapat memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan olahraga sekaligus mendorong terciptanya generasi yang lebih sehat, aktif, dan berdaya saing."
Kerja sama Nestl Meilo dan Kemenpora RI diwujudkan melalui sejumlah program strategis yang mencakup pembudayaan olahraga hingga pengembangan industri olahraga nasional. Program-program tersebut ditargetkan menjangkau lebih dari 60.000 masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Marketing Manager Beverages & Confectionery Business Unit PT Nestlé Indonesia, Alaa Shaaban, mengatakan melalui bidang Pembudayaan Olahraga, kolaborasi ini menghadirkan berbagai kegiatan sports activation pada Car Free Day (CFD) di sejumlah kota sekunder, seperti Yogyakarta, Semarang, Cirebon, Ciamis, Bandung Barat, dan Salatiga yang akan berlangsung mulai Juli hingga Oktober 2026. Selain itu, NestleMilo bersama Kemenpora RI juga akan melaksanakan Tes Kebugaran Pelajar Nasional (TKPN) di 100 sekolah yang tersebar di 10 kota melalui program milo School Development Program.
“Melalui Bidang Pembudayaan Olahraga, kolaborasi ini menghadirkan berbagai sports activation pada Car Free Day (CFD) di sejumlah kota sekunder di Indonesia, seperti Yogyakarta, Semarang, Cirebon, Ciamis, Bandung Barat dan Salatiga yang akan dilaksanakan mulai dari Juli hingga Oktober 2026. Berikutnya, pada milo School Development Program akan dilakukan Tes Kebugaran Pelajar Nasional (TKPN) bersama Kemenpora RI di 100 sekolah di 10 kota.”
Sementara itu, pada bidang Pengembangan Industri Olahraga, kolaborasi diwujudkan melalui penyelenggaraan Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 yang digelar Kemenpora RI pada 11–13 September 2026. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Nestlé milo akan menghadirkan Race Pack Collection (RPC) milo ACTIV Indonesia Race 2026 Jakarta International 10K yang diikuti sekitar 25.000 peserta.


















































