Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!

14 hours ago 10

loading...

Menteri Perang AS Pete Hegseth kecam negara-negara NATO yang dia sebut hanya menumpang gratis tapi menolak membantu perang melawan Iran. Foto/USAF Staff Sgt. Madelyn Keech/US Departement of War

BRUSSELS - Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth telah mengumumkan peninjauan kehadiran militer Amerika di seluruh Eropa. Itu disampaikan dalam pidato agresifnya di hadapan sekutu NATO, di mana dia mengancam akan mengurangi jumlah pasukan Amerika di negara-negara yang paling sedikit menghabiskan anggaran pertahanan.

Hegseth, berbicara pada pertemuan para menteri pertahanan NATO di Brussels, menuduh beberapa negara aliansi “menumpang gratis” dan yang lainnya memalukan karena tidak mengizinkan pangkalan udara mereka digunakan oleh jet tempur AS untuk mengebom Iran saat perang 40 hari lalu.

Baca Juga: Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah

Meskipun pernyataan Hegseth disampaikan secara tertutup kepada sekelompok sekutu, termasuk menteri pertahanan baru Inggris, Dan Jarvis, pernyataan tersebut dibocorkan oleh Pentagon dalam upaya terbarunya untuk mendorong Eropa meningkatkan anggaran militer.

"Ini akan menjadi peninjauan nyata, di mana iuran tahunan NATO kita akan bergantung pada negara-negara lain yang memenuhi target pengeluaran pertahanan mereka—yang berarti bahwa di masa depan, sejauh menyangkut AS, NATO akan menjadi jalan dua arah," kata Hegseth dalam pernyataan yang dibocorkan Pentagon.

Pemerintahan Presiden Donald Trump ingin anggota NATO dari Eropa memimpin dalam mempertahankan benua mereka sendiri dari ancaman Rusia, dan secara bertahap meningkatkan pengeluaran pertahanan hingga 3,5% dari PDB pada tahun 2035. Semua anggota kecuali Spanyol pada prinsipnya telah menandatangani perjanjian tersebut pada pertemuan puncak para pemimpin tahun lalu di Den Haag.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |