Mata Uang Iran Terpuruk Picu Demo Rusuh, 6 Orang Tewas

12 hours ago 7

loading...

Demo rusuh melanda beberapa kota di Iran, dipicu oleh terpuruknya nilai mata uang rial dan melonjaknya inflasi. Sudah 6 orang tewas sejak demo dimulai hari Minggu. Foto/The Asia Live

TEHERAN - Demo rusuh di beberapa kota di Iran telah menewaskan enam orang pada hari Kamis. Demo untuk memprotes terpuruknya nilai mata uang dan melonjaknya inflasi ini dimulai sejak hari Minggu.

Protes awalnya pecah di Teheran, di mana para pemilik toko berhenti beroperasi karena harga barang-barang melonak dan stagnasi ekonomi. Sejak itu, protes menyebar ke kota-kota lain.

Beberapa protes di jalan mulai menjurus ke politik. Termasuk teriakan demonstran menentang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan seruan untuk penggulingan rezim Iran.

Baca Juga: Mossad kepada Demonstran Iran: Turunlah ke Jalan, Kami Bersama Kalian!

Pada hari Kamis, kantor berita Fars yang terkait dengan negara Iran melaporkan dua orang tewas dalam bentrokan antara pasukan keamanan dan demonstran di kota Lordegan, provinsi Chaharmahal dan Bakhtiari, dan tiga orang di Azna, provinsi Lorestan yang berdekatan.

Sebelumnya, juga pada hari Kamis, stasiun televisi pemerintah melaporkan bahwa seorang anggota pasukan keamanan Iran tewas semalam selama protes di kota Kuhdasht di bagian barat.

“Seorang anggota Basij berusia 21 tahun dari kota Kuhdasht tewas tadi malam akibat serangan perusuh saat membela ketertiban umum,” bunyi siaran televisi tersebut, mengutip Said Pourali, wakil gubernur Provinsi Lorestan.

Basij adalah pasukan paramiliter sukarelawan yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, sayap ideologis Republik Islam, dan sebelumnya telah digunakan oleh pihak berwenang untuk menekan protes.

Pourali mengatakan, "Selama demonstrasi di Kuhdasht, 13 petugas polisi dan anggota Basij terluka akibat lemparan batu.”

Kantor berita Tasnim yang terkait dengan pemerintah melaporkan pada hari Kamis bahwa 30 orang di sebuah distrik di Teheran telah ditangkap malam sebelumnya karena dugaan pelanggaran ketertiban umum dalam “operasi terkoordinasi oleh dinas keamanan dan intelijen.”

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |