loading...
Malaysia tak gentar dengan ancaman AS, PM Anwar Ibrahim tetap akan usir setiap warga Israel yang terdeteksi berada di Malaysia. Foto/Wikipedia
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim menegaskan Malaysia tidak akan terintimidasi untuk mengubah kebijakan yang telah berlaku selama beberapa dekade untuk menolak masuk setiap warga negara Israel. Dia tetap akan mengusir seluruh warga Israel jika diketahui berada di Malaysia.
Pernyataan Anwar itu sebagai respons atas ancaman para anggota parlemen AS bahwa Washington akan menangguhkan bantuan untuk Malaysia jika Anwar tidak mengubah kebijakan anti-Israel.
Baca Juga: AS Ancam Malaysia setelah PM Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Menurut Anwar, Malaysia tidak melanggar hukum internasional apa pun hanya karena memiliki kebijakan seperti itu.
"Saya ingin menanggapi para anggota parlemen Amerika Serikat, setidaknya beberapa di antaranya, yang secara tegas menyatakan bahwa Malaysia melanggar hukum internasional dan tidak menghormati hak-hak bangsa-bangsa," katanya.
"Ini benar-benar tidak masuk akal karena, sejauh yang kami ketahui, kebijakan ini telah diadopsi oleh Malaysia selama beberapa dekade, yaitu kami menentang kehadiran warga negara Israel mana pun," lanjut dia, seperti dikutip dari The Star, Kamis (23/7/2026).
"Bukan orang Yahudi, tetapi warga negara Israel di sini karena mereka adalah bagian dari dan terlibat dalam pembunuhan, kejahatan, dan penindasan terus-menerus, penjajahan Palestina dan Gaza," imbuh dia.
Pada hari Selasa, beberapa anggota parlemen AS meminta pemerintah Presiden Donald Trump untuk meninjau hubungan keamanan dan ekonominya dengan Malaysia menyusul pernyataan Anwar yang ingin mendeportasi seluruh warga negara Israel dengan kewarganegaraan ganda jika ditemukan berada di Malaysia.
Dalam surat bersama, anggota Kongres AS; Greg Landsman, Josh Gottheimer, Jimmy Panetta, Dan Goldman, Debbie Wasserman Schultz, Jared Moskowitz, Brad Sherman, dan Jake Auchincloss mendesak Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio untuk mengklarifikasi langkah-langkah yang harus diambil sebagai tanggapan atas pernyataan Anwar.


















































