Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya

5 hours ago 11

loading...

Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, dan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar tertawa saat Presiden Prabowo Subianto bercanda soal kancil politik di Indonesia. Foto/Tangkapan layar

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melontarkan sejumlah candaan saat menghadiri Puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026) malam. Dalam pidatonya, Prabowo menyebut ada tiga tokoh politik yang diibaratkannya sebagai "kancil" karena dinilai cerdik.

Candaan itu bermula ketika Prabowo mengaku terkesan dengan rangkaian acara Harlah PKB yang dinilainya mampu membangkitkan suasana haru. Sebab, para peserta yang hadir mengenakan kaus bertuliskan Prabonomics. "Saya khawatir lama-lama di sini saya tidak tahan, saya bisa keluar air mata itu. Gerindra aja enggak pakai begitu itu kok," ujar Prabowo disambut tawa hadirin.

Baca Juga: Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan

Prabowo kemudian menggoda Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad terkait posisinya di partai. "Co, coba hati-hati, Co, lu mau jadi Ketua Harian lagi enggak lu? Ini akal-akalan Gus Imin ini," katanya.

Dari situ, Prabowo menyebut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Dasco sebagai dua "kancil" dalam dunia politik Indonesia. "Memang di Indonesia ini ada dua pemimpin kancil, Gus Imin dan Sufmi Dasco," ujarnya.

Prabowo lalu kembali melempar gurauan kepada Dasco dengan menyebut politikus Partai Gerindra itu kini telah "naik pangkat". "Kalau Pak Dasco sekarang sudah jadi profesor, dulu provokator," ucap Prabowo yang kembali mengundang gelak tawa para tamu.

Tak berhenti di situ, Kepala Negara juga berkelakar bahwa dirinyalah yang mengajak Dasco bergabung ke Partai Gerindra. "Co, kalau gua enggak narik lu, jangan-jangan enggak tahu lu ke mana sekarang itu," katanya.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |