Kredit Korporasi Tumbuh 12,8%, SMBC Indonesia dan ADB Perluas Akses Pembiayaan Rantai Pasok

21 hours ago 16

loading...

Bank SMBC Indonesia menggandeng Asian Development Bank (ADB) untuk memperkuat pembiayaan perdagangan dan rantai pasok. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Bank SMBC Indonesia Tbk (Bank SMBC Indonesia) menggandeng Asian Development Bank (ADB) untuk memperkuat pembiayaan perdagangan dan rantai pasok sekaligus memperluas akses pendanaan bagi pelaku usaha di berbagai segmen. Kerja sama tersebut dilakukan melalui skema unfunded risk participation untuk mendukung ekosistem perdagangan yang lebih efisien, tangguh, dan berkelanjutan.

"Pembiayaan perdagangan dan rantai pasok memainkan peran yang semakin penting dalam menghubungkan pelaku usaha, mendukung kegiatan komersial, dan memperkuat rantai nilai,” kata Wakil Direktur Utama Bank SMBC Indonesia Jun Saito dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).

Baca Juga: Insentif KLM Tembus Rp447 Triliun, BI Evaluasi Batas Likuiditas 19%

Dalam skema tersebut, ADB berperan sebagai mitra partisipasi risiko strategis bagi portofolio pembiayaan perdagangan dan rantai pasok Bank SMBC Indonesia. Kemitraan itu dirancang untuk memperkuat mekanisme kontingensi kredit yang telah berjalan sekaligus menjaga kualitas kredit bank tetap pada tingkat yang sehat.

Bank SMBC Indonesia tetap menjalankan seluruh proses administrasi, pengelolaan, dan pemantauan transaksi. Kerja sama tersebut juga menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik melalui uji tuntas nasabah, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta pemantauan portofolio secara berkelanjutan sesuai prinsip kehati-hatian dan standar internasional.

Saito mengatakan kolaborasi dengan ADB mencerminkan komitmen Bank SMBC Indonesia untuk meningkatkan kapabilitas pembiayaan sekaligus menyediakan solusi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis nasabah yang terus berkembang. Pembiayaan perdagangan dan rantai pasok menjadi salah satu solusi strategis perseroan untuk mendukung nasabah pada setiap tahapan rantai nilai, mulai dari segmen korporasi hingga mikro.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |