Kondisi Mantan Pemain Timnas Indonesia: Evan Dimas Kurus, Tibo dan Bayu Gatra Main Tarkam

3 weeks ago 21

loading...

Kondisi Mantan Pemain Timnas Indonesia: Evan Dimas Kurus, Tibo dan Bayu Gatra Main Tarkam

JAKARTA – - Nama-nama seperti Evan Dimas , Titus Bonai, hingga Bayu Gatra pernah menjadi kebanggaan sepak bola Indonesia. Mereka tampil membela Garuda di berbagai ajang internasional, membawa harapan jutaan pendukung. Namun, roda kehidupan berputar cepat. Kini, sebagian dari mereka harus mencari cara lain untuk tetap bertahan, bahkan sampai turun berlaga di kompetisi antar kampung atau Liga Tarkam.

Evan Dimas, mantan kapten Timnas U-19 yang pernah dijuluki wonderkid Indonesia, kini menetap di Tulungagung. Penampilannya yang lebih kurus sempat membuat publik khawatir, namun Evan menegaskan dirinya sehat. Ia mengaku jarang berlatih setelah memutuskan hiatus dari kompetisi profesional dan fokus melatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) Saraswati.

“Lama nggak main dan nggak nge-gym, ototnya jadi kecil. Sekarang fokus melatih anak-anak di SSB,” ujarnya.

Sementara itu, nasib berbeda dialami mantan striker andalan Timnas, Titus Bonai. Pemain yang akrab disapa Tibo itu pernah jadi bintang di Liga 1 bersama Persipura Jayapura, PSIS Semarang, hingga Borneo FC. Namun, ketika usia menapak kepala tiga, ia mulai rutin tampil di Liga Tarkam, seperti di Nusa Tenggara Barat dan turnamen Bina Jaya Cup di Ciputat. Alasannya jelas: mencari tambahan pemasukan.

Hal serupa juga dialami Bayu Gatra, eks pemain Timnas U-23. Pada 2020, ia sempat membela klub lokal di ajang tarkam di Jawa Timur. Lalu ada Oktavianus Maniani, mantan winger lincah Timnas, yang tampil di Liga Tarkam Sulawesi Barat bersama Persekab Kabe FC hingga mencapai final.

Bagi sebagian mantan pemain, Liga Tarkam bukan sekadar hiburan, melainkan sumber penghasilan. Hadiah uang dari turnamen-turnamen lokal ini menjadi penopang hidup di tengah sulitnya mendapatkan kontrak di klub profesional.

Fenomena ini menjadi cerminan kerasnya dunia sepak bola: kejayaan di lapangan hijau bisa cepat pudar jika tidak diimbangi manajemen karier dan keuangan yang matang. Dari stadion megah ke lapangan kampung, perjalanan para mantan punggawa Garuda ini menyisakan pelajaran berharga bagi generasi penerus.

(sto)

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |