Kemendikdasmen Mulai Program Digitalisasi Pembelajaran di 288.865 Sekolah

6 days ago 10

loading...

Kemendikdasmen mewujudkan instruksi Presiden Prabowo Subianto tentang pemerataan kualitas pendidikan berbasis teknologi ke 288.865 sekolah. Foto/BKHM.

JAKARTA - Kemendikdasmen mewujudkan instruksi Presiden Prabowo Subianto tentang pemerataan kualitas pendidikan berbasis teknologi ke 288.865 sekolah. Progam ini juga akan memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis digital yang menyeluruh dan inklusif.

Pemerataan kualitas pendidikan berbasis teknologi itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional, tanggal 2 Mei 2025, di SDN Cimpahpar 5, Bogor, Jawa Barat. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keinginannya untuk menyediakan layar televisi di seluruh sekolah Indonesia.

Baca juga: Fungsi Otak Kanan dan Kiri pada Manusia: Mana yang Lebih Dominan?

“Saya ingin ada digitalisasi sekolah-sekolah. Kita akan taruh layar-layar televisi di setiap sekolah kita. Di situ kita bisa memberi materi pelajaran yang terbaik, dan ini bisa bermanfaat untuk sekolah-sekolah, apalagi di daerah terpencil, daerah tertinggal, daerah terluar, ataupun di daerah-daerah kota yang mengalami kesulitan mendapat bahan atau guru yang ahli di bidang-bidang tertentu,” kata Presiden Prabowo.

Prabowo juga menargetkan dalam satu tahun ke depan, seluruh sekolah di Indonesia mempunyai layar televisi atau Interactive Flat Panel (IFP) untuk pembelajaran digital. Dengan demikian, hal ini akan membantu sekolah-sekolah, terutama di daerah terpencil, mendapatkan materi belajar yang berkualitas.

Baca juga: Gelar ILFS 2025, REFO Ingin Pemangku Pendidikan hingga Guru Tahu Cara Gunakan AI

Dalam pelaksanaannya, digitalisasi pembelajaran dikuatkan dengan penyediaan perangkat media seperti IFP, laptop, media penyimpanan konten pembelajaran (external HDD), dan lainnya.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |