Imam Nawawi: Sahur Memiliki Keberkahan Dunia dan Akhirat

14 hours ago 6

loading...

Menurut Imam an-Nawawi dalam kitab Syarhun Nawawi li Shahiihi Muslim, sahur atau makan sahur memiliki keberkahan dunia dan akhirat. foto ilustrasi/ist

Menurut Imam an-Nawawi dalam kitab "Syarhun Nawawi li Shahiihi Muslim", sahur atau makan sahur memiliki keberkahan dunia dan akhirat .

“Keberkahan yang terdapat pada makan sahur sangatlah jelas sekali, karena ia menguatkan untuk berpuasa dan membuatnya bergairah untuknya serta mendapatkan keinginan untuk menambah puasa oleh karena ringannya kesulitan padanya bagi orang yang bersahur,” katanya.

“Sesungguhnya ia mengandung terjaga dari tidur, zikir dan do’a pada saat itu, di mana waktu tersebut adalah waktu turunnya Malaikat, penerimaan doa dan istighfar, dan kemungkinan ia mengambil wudu’ lalu salat atau terus melanjutkan terjaga untuk zikir, doa, salat atau mempersiapkan diri untuk salat hingga terbit Fajar.”

Diriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya beliau bersabda:

“تَسَحَّرُوْا! فَإِنَّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةٌ.”

“Bersahurlah, karena pada makan Sahur itu ada keberkahan.”[HR Bukhari]

Baca juga: 3 Hadis Tentang Sahur, Pelajari Biar Tidak Keliru

Dan diriwayatkan dari al-‘Irbadh bin Sariyah Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Aku telah mendengar Nabi SAW memanggil seseorang untuk makan Sahur seraya bersabda:

“هَلُمَّ إِلَى الْغَدَاءِ الْمُبَارَكِ.”

“Kemarilah untuk menyantap makanan yang diberkati.”

Hadis tersebut diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam Sunannya (II/758) Kitaabush Shiyaam bab Man Sammas Sahuural Ghadaa’ dan an-Nasa-i (IV/126) Kitaabush Shiyaam bab ad-Da’wah ilas Sahuur, Imam Ahmad dalam Musnadnya (IV/126), Ibnu Khuzaimah dalam Shahihnya (III/214) Kitaabush Shiyaam bab Dziktud Dallilin Naas Sahuur Qad Yaqa’a ‘alaihi Ismul Ghadaa’, Ibnu Hibban dalam Shahihnya (V/194) disusun oleh al-Farisi, al-Albani berkata dalam Misykatul Mashabiih (I/622), “Sanadnya hasan.”

"Yang benar, bahwa keberkahan meliputi semua itu dan hal-hal lain dari manfaat-manfaat Sahur, baik duniawi maupun ukhrawi, dan bahwa makan Sahur mencakup makanan dan minuman, sedangkan kata kerjanya adalah التَّسَحُّرُ," tambah Dr Nashir bin ‘Abdirrahman bin Muhammad al-Juda’i dalam buku berjudul "At Tabaruk Anwaa’uhu wa Ahkaamuhu" atau dalam edisi Indonesia menjadi "Amalan Dan Waktu Yang Diberkahi"

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |