loading...
Terdapat lima ayat dari beragam surat dalam Al-Quran yang tidak hanya membahas larangan maksiat dan zina, tetapi juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan menegakkan ketentuan tersebut. Foto ilustrasi/Sindonews
Dari banyaknya ayat dan surat dalam Al-Qur’an , terdapat lima ayat dari beragam surat dalam Al-Qur'an yang tidak hanya membahas larangan maksiat dan zina , tetapi juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan menegakkan ketentuan tersebut
Zina merupakan bentuk maksiat yang paling berat, bahkan, hukuman bagi pelaku zina diinstruksikan untuk dilaksanakan secara terbuka, dengan tujuan agar menjadi peringatan dan pelajaran bagi komunitas orang beriman.
5 Ayat/Surat yang Menjelaskan Menghindari Zina atau Maksiat
1. Surat Al-Isra' ayat 32
وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَـٰحِشَةًۭ وَسَآءَ سَبِيلًۭا
"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk."
Dari ayat tersebut, dijelaskan bahwa sebagai umat muslim, kita dilarang untuk mendekati zina dikarenakan zina adalah suatu perilaku yang keji dimana bertolak belakang dengan ajaran Islam.
2. Surat Al-Furqan ayat 68-70
وَٱلَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ ٱلنَّفْسَ ٱلَّتِى حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ ۚ وَمَن يَفْعَلْ ذَٰلِكَ يَلْقَ أَثَامًۭا
“Dan juga mereka yang tidak menyembah sesuatu yang lain bersama-sama Allah, dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah membunuhnya, kecuali dengan jalan yang hak (yang dibenarkan oleh syarak), dan tidak pula berzina; dan sesiapa melakukan yang demikian, akan mendapat balasan dosanya;
يُضَـٰعَفْ لَهُ ٱلْعَذَابُ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِۦ مُهَانًا
“Akan digandakan baginya azab siksa pada hari kiamat, dan ia pula akan kekal di dalam azab itu dengan menerima kehinaan,”
إِلَّا مَن تَابَ وَءَامَنَ وَعَمِلَ عَمَلًۭا صَـٰلِحًۭا فَأُو۟لَـٰٓئِكَ يُبَدِّلُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِهِمْ حَسَنَـٰتٍۢ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًۭا رَّحِيمًۭا
“Kecuali orang yang bertaubat dan beriman serta mengerjakan amal yang baik, maka orang-orang itu, Allah akan menggantikan (pada tempat) kejahatan mereka dengan kebaikan; dan adalah Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.”
Dalam ketiga ayat tersebut dijelaskan bahwa siapa yang melakukan zina serta musyrik maka mereka digandakan azab siksanya pada hari kiamat sesuai dengan besar dosanya yang mereka terima. Terkecuali bagi orang beriman dan bertaubat dimana seharusnya mereka mengerjakan amal baik dimana kejahatan mereka akan digantikan dengan kebaikan. Ayat tersebut juga menunjukan sifat Allah SWT yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih.
3. Surat Al-Anfal ayat 37
لِيَمِيزَ ٱللَّهُ ٱلْخَبِيثَ مِنَ ٱلطَّيِّبِ وَيَجْعَلَ ٱلْخَبِيثَ بَعْضَهُۥ عَلَىٰ بَعْضٍۢ فَيَرْكُمَهُۥ جَمِيعًۭا فَيَجْعَلَهُۥ فِى جَهَنَّمَ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْخَـٰسِرُونَ
“Kerana Allah hendak membedakan yang jahat (golongan yang ingkar) dari yang baik (golongan yang beriman), dan menjadikan (golongan) yang jahat itu setengahnya bersatu dengan setengahnya yang lain, lalu ditimbunkannya kesemuanya, serta dimasukkannya ke dalam neraka Jahanam. Mereka itulah orang-orang yang rugi.”
Ayat tersebut menjelaskan bagaimana orang jahat dimana mereka mengingkari hindaran yang diberikan Allah SWT dan bagaimana mereka dapat masuk Neraka Jahanam yaitu neraka terdalam. Lantas orang yang melakukan zina dimana mereka termasuk golongan jahat menjadi orang-orang yang rugi.
Baca juga: Tes DNA, Penentuan Nasab dan Hukumnya dalam Islam
4. Surat Al-Mu’minun ayat 5-7
وَٱلَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَـٰفِظُونَ ٥ إِلَّا عَلَىٰٓ أَزْوَٰجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَـٰنُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ ٦ فَمَنِ ٱبْتَغَىٰ وَرَآءَ ذَٰلِكَ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْعَادُونَ