Dukung Pengurangan Emisi Karbon, Jababeka Targetkan Tanam 100.000 Mangrove

3 weeks ago 25

loading...

Melalui program tahunan Jababeka Ecoweek 2025, Jababeka kembali melakukan penanaman mangrove di Pantai Bahagia, Muara Gembong, Bekasi. Foto/Dok. SindoNews

BEKASI - PT Jababeka Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kawasan industri yang produktif secara ekonomi dan berkelanjutan secara sosial maupun ekologis. Melalui program tahunan Jababeka Ecoweek 2025, Jababeka kembali menggandeng berbagai pihak untuk mendorong aksi kolektif dalam menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat di sekitar kawasan Industri Jababeka.

Tahun lalu, kegiatan Jababeka Ecoweek 2024 berhasil merealisasikan penanaman 50.000 bibit pohon mangrove jenis Rhizophora secara bertahap di Pantai Bahagia. Hal ini sebagai bentuk perlindungan pesisir dari abrasi, banjir rob, serta penciptaan green belt yang mendukung kualitas lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.

Melanjutkan lokasi yang sama dengan tahun sebelumnya, penanaman mangrove tahun ini kembali difokuskan di Pantai Bahagia, Muara Gembong, namun dengan skala kolaborasi dan target penyerapan karbon yang lebih besar. Dengan tema Green Coasts, Stronger Future: Empowering Communities through Mangrove Conservation, kegiatan tahun ini bertujuan memperkuat green belt pesisir sebagai pelindung alami dari abrasi, peredam angin kencang, serta benteng terhadap dampak perubahan iklim. Baca juga: Prabowo: Indonesia Berpeluang Jadi Negara Pertama Nol Emisi Karbon

Inisiatif ini juga mendukung target nasional Indonesia Carbon Neutral 2060. Sebuah komitmen pemerintah untuk mencapai keseimbangan antara emisi karbon yang dilepaskan dan yang diserap oleh ekosistem pada tahun 2060 demi mengatasi krisis iklim dan menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Direktur PT Jababeka Infrastruktur Vega Violetta mengatakan, penanaman mangrove ini bukan sekadar seremoni tahunan, tapi merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kawasan industri yang resilien terhadap perubahan iklim. Jababeka ingin membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan. ”Melalui kolaborasi dengan para tenant, komunitas lokal, dan pemerintah, kami berharap green belt pesisir yang kami bangun ini bisa menjadi warisan ekologis yang melindungi wilayah pesisir sekaligus memberdayakan masyarakat,” katanya dalam siaran pers, Senin (4/8/2025).

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |