Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional

15 hours ago 10

loading...

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengaku sangat mengagumi Presiden Soekarno atau Bung Karno. Foto/istimewa

JAKARTA - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengaku sangat mengagumi Bung Karno dengan membaca hampir semua karya proklamator Republik Indonesia itu, terutama buku berjudul ‘’Di Bawah Bendera Revolusi’’. Menurut Din, hingga kini Bung Karno diakui sebagai tokoh yang dikagumi dunia internasional.

‘’Bung Karno tak terbantahkan, selain sebagai proklamator, beliau juga tokoh umat Islam Indonesia, bahkan tokoh yang dikagumi dunia internasional. Saya pernah ke Kairo, Mesir, di sana ternyata ada jalan Ahmad Sukarno,’’ ujar Din dalam acara Haul ke-56 Bung Karno di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (21/6/2026).

Maka itu, dia mengajak Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) mengikuti jejak Bung Karno memprakarsai dialog semua organisasi massa Islam membahas kondisi Indonesia terkini. Dia meminta sayap Islam Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menjadi motor penggerak dialog, mulai dari mengundang peserta sampai memberi fasilitas dialog.

Baca juga: Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi

‘’Bung Karno dikenal sebagai solidarity maker, pemersatu Indonesia yang multikultural, lintas agama, lintas suku, lintas golongan. Bamusi sebagai organisasi sayap Islam PDI Perjuangan mestinya menangkap dan melanjutkan ajaran Bung Karno ini dalam bentuk api, bukan debu,’’ tegas mantan Ketua Umum MUI Pusat itu.

Din menilai, masukan dari ormas-ormas Islam untuk pemerintahan sangat penting agar roda pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto berjalan secara terukur. Guru Besar Ilmu Politik di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu mencontohkan tidak tepat jika Indonesia saat ini terlibat dalam Board of Peace (BoP) bentukan AS sebab Palestina tidak membutuhkan organisasi perdamaian buatan Presiden Donald Trump itu.

‘’Kalau saja Bung Karno masih hidup, beliau tentu tidak setuju Indonesia masuk BoP itu. Darah Bung Karno adalah kemerdekaan tanpa syarat buat Palestina sebab kemerdekaan adalah hak segala bangsa,’’ kata doktor ilmu politik lulusan University of California, Los Angeles, (UCLA), AS itu.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |