Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi

2 hours ago 6

loading...

JAKARTA - Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga ( Unair ), Al Davi Muhammad Azriel Firdaus, berhasil mengharumkan nama kampus setelah meraih medali emas pada Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2026.

Davi dinobatkan sebagai peserta terbaik pada bidang Biologi. Prestasi tersebut diraih setelah ia mampu melewati serangkaian seleksi yang kompetitif dan mengungguli ratusan finalis dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Baca juga: Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali

Ketertarikan pada Biologi Sejak Kecil

Keberhasilan Davi di tingkat nasional tidak diraih secara instan. Ketertarikannya terhadap ilmu biologi telah tumbuh sejak duduk di bangku sekolah dasar dan terus berkembang hingga masa SMA.

Minat tersebut kemudian ia salurkan melalui berbagai kompetisi sains yang akhirnya mengantarkannya memilih Fakultas Kedokteran Unair sebagai tempat melanjutkan pendidikan.

Baca juga: Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya

“Sebenarnya saya sudah tertarik dengan biologi sejak SD. Bagi saya, biologi adalah bidang yang sangat menarik karena membahas secara mendalam tentang bagaimana makhluk hidup itu bekerja dan mempertahankan kehidupannya,” ungkap Davi, dikutip dari laman Unair, Sabtu (13/6/2026).

Menyeimbangkan Olimpiade dan Kuliah Kedokteran

Sebagai mahasiswa kedokteran, Davi harus menghadapi jadwal perkuliahan dan praktikum yang padat. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam mempersiapkan diri menghadapi ONMIPA-PT. Ia dituntut memiliki manajemen waktu yang baik agar kegiatan akademik dan persiapan lomba dapat berjalan beriringan.

“Tantangan paling sulit adalah bagaimana menyeimbangkan antara persiapan olimpiade dengan tuntutan akademik di fakultas. Di kedokteran, ritme kuliahnya sangat padat. Dalam satu minggu, kami bisa menghadapi tiga sampai empat kali ujian secara berturut-turut,” kenangnya.

Dukungan Kampus Jadi Faktor Penting

Di balik pencapaiannya, Davi menilai dukungan dari Universitas Airlangga berperan besar dalam keberhasilannya meraih medali emas. Melalui Direktorat Kemahasiswaan, kampus memberikan pembinaan dan pendampingan secara intensif sejak tahap persiapan hingga kompetisi berlangsung.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |