Campaign Connect Indonesia 2026 Bahas Pertumbuhan, AI, dan Peran Baru Pemimpin Pemasaran

10 hours ago 2

JAKARTA, Indonesia, 2 September 2026 /PRNewswire/ — Dunia pemasaran Indonesia terus berubah seiring dengan pergeseran ekspektasi konsumen dan perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat. Di tengah perubahan tersebut, eksekutif pemasaran senior akan berkumpul dalam edisi ketiga Campaign Connect Indonesia pada 23 September 2026 di AYANA Midplaza Jakarta untuk membahas bagaimana brand dapat mendorong pertumbuhan berkelanjutan sekaligus tetap relevan di mata konsumen.

Campaign Connect Indonesia 2026 | 23 September | Jakarta
Campaign Connect Indonesia 2026 | 23 September | Jakarta

Diselenggarakan Haymarket Media Asia, penerbit Campaign Asia-Pacific, ajang ini mempertemukan para eksekutif pemasaran senior yang bekerja di lebih dari 30 brand terkemuka di Indonesia, termasuk Pizza Hut Indonesia, Goodyear Indonesia, Indosat, Kopi Kenangan, L’Oréal, Prudential Indonesia, dan Unilever Indonesia.

Mengubah Consumer Value Menjadi Pertumbuhan

Ajang ini akan dibuka dengan paparan dari Amalia Sarah Santi, EVP & Chief Business Officer, ParagonCorp. Ia akan membahas cara brand mendorong pertumbuhan di tengah sikap konsumen yang semakin cermat menilai manfaat dari setiap pembelian.

"Pola pikir kita harus berubah dari menjual sebanyak-banyaknya produk menjadi cara menciptakan nilai yang paling penting bagi konsumen," ujar Santi. "Konsumen memilih brand yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional, namun juga mampu membangun hubungan emosional."

Santi akan mengajak praktisi pemasaran agar tidak terpaku pada promosi berbasis harga. Sebaliknya, para praktisi perlu memahami kebutuhan konsumen yang terus berkembang, melakukan eksperimen dengan cepat, dan memanfaatkan AI untuk memperluas strategi yang terbukti efektif.

Peran AI Tidak Hanya Membuat Konten

Peran AI dalam pemasaran di segmen B2B juga menjadi salah satu fokus utama dalam ajang ini. Ario Fajar, Vice President, Marketing, Toffin Indonesia (Toffin Group), akan membahas bagaimana praktisi pemasaran dapat memanfaatkan AI untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik.

"Peluang terbesar justru terletak pada pemanfaatan AI untuk membantu perusahaan mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat. Konten hanyalah bagian paling sederhana dan berbiaya rendah dalam marketing funnel. Keunggulan yang sulit ditiru pesaing adalah data primer yang dimiliki perusahaan," ujar Fajar.

Ia juga akan membahas langkah yang dapat ditempuh perusahaan untuk menyeimbangkan pemanfaatan teknologi dengan pertimbangan manusia. Menurutnya, empati dan kepercayaan tetap menjadi kualitas yang pada dasarnya hanya dimiliki manusia.

Jajaran pembicara lainnya mencakup para pemimpin senior dari ARTOTEL Group, BCA Digital, Cinépolis Cinemas Indonesia, Electrolux Indonesia, FWD Insurance, Goodyear Indonesia, JAPFA Food Indonesia, KC Softex, L’Oréal, Pandai Gadai, Prudential Indonesia, PT Indosat Tbk, Sun Life, dan URC Indonesia.

"Deretan pembicara tahun ini menunjukkan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar pemasaran yang paling menarik sekaligus kompleks di tingkat regional," ujar Jaime Ng, Events Director, Campaign Asia-Pacific. "Sesi pembahasan kami melampaui teori dan menghadirkan wawasan praktis yang dapat dibawa para pemimpin senior ke perusahaan masing-masing untuk langsung diterapkan."

Registrasihttps://bit.ly/4ypAysi

PR Newswire menjadi mitra media resmi dalam ajang ini.

Narahubung media: 
Danika Wong
[email protected] 
Senior Marketing Manager 
Haymarket Media Limited 

Tentang Campaign Asia-Pacific

Campaign Asia-Pacific menyajikan insights menarik mengenai ide, karya, dan para pelaku yang menentukan arah industri komunikasi pemasaran di Asia Pasifik. Melalui diskusi yang terbuka dan penyajian berbagai inovasi, platform ini telah menjadi salah satu referensi utama bagi para praktisi pemasaran di seluruh dunia. www.campaignasia.com 

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |