5 Wartawan Al Jazeera Tewas Dibombardir Israel di Gaza

2 weeks ago 17

loading...

Lima wartawan Al Jazeera tewas setelah tenda mereka di Kota Gaza dibombardir Israel pada hari Minggu. Foto/Screenshot siaran Al Jazeera

GAZA - Lima wartawan Al Jazeera tewas dalam serangan udara Israel di tenda mereka di Kota Gaza, Palestina, pada hari Minggu. Mereka terdiri dari dua koresponden, seorang reporter terkemuka, dan tiga juru kamera.

Militer Israel, dalam sebuah pernyataan, mengakui telah menargetkan Anas Al-Sharif, reporter terkemuka Al Jazeera yang dicap rezim Zionis sebagai "teroris" yang berafiliasi dengan Hamas.

Serangan udara ini merupakan pengeboman terbaru yang menargetkan jurnalis dalam perang 22 bulan di Gaza. Sudah sekitar 200 pekerja media tewas selama perang tersebut.

"Jurnalis Al Jazeera Anas al-Sharif tewas bersama empat rekannya dalam serangan terarah Israel terhadap sebuah tenda yang menampung jurnalis di Kota Gaza," bunyi siaran televisi Al Jazeera yang berbasis di Qatar, Senin (11/8/2025).

Baca Juga: Menteri Israel Serukan Penggulingan Otoritas Palestina, Sebut Abbas Teroris

"Al-Sharif, 28, tewas pada hari Minggu setelah sebuah tenda jurnalis di luar gerbang utama rumah sakit diserang. Koresponden Al Jazeera berbahasa Arab yang terkenal itu dilaporkan telah melakukan perjalanan jauh dari Gaza utara," lanjut siaran tersebut.

Siaran itu juga mengatakan empat awak media Al Jazeera lainnya yang tewas dalam serangan Zionis Israel adalah Mohammed Qreiqeh, Ibrahim Zaher, Mohammed Noufal, dan Moamen Aliwa.

Militer Israel mengonfirmasi bahwa mereka telah melakukan serangan tersebut, dengan mengatakan bahwa serangan tersebut menghantam Al-Sharif dari Al Jazeera dan menyebutnya sebagai "teroris" yang "menyamar sebagai jurnalis".

"Beberapa waktu lalu, di Kota Gaza, IDF [Pasukan Pertahanan Israel] menyerang teroris Anas Al-Sharif, yang menyamar sebagai jurnalis jaringan Al Jazeera," demikian pernyataan IDF di Telegram.

"Anas Al-Sharif menjabat sebagai kepala sel teroris di organisasi teroris Hamas dan bertanggung jawab atas serangan roket terhadap warga sipil Israel dan pasukan IDF," imbuh pernyataan tersebut.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |