4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS

6 hours ago 9

loading...

Gunung Pickaxe diduga sebagai lokasi penyimpanan senjata nuklir Iran. Foto/X/@BlakeH52409

TEHERAN - Presiden Donald Trump terus mengklaim bahwa AS akan menyerang Gunung Pickaxe Iran – mengalihkan perhatian ke situs nuklir bawah tanah yang diduga tempat Israel percaya Teheran menyimpan sebagian dari persediaan uranium yang diperkaya dan sentrifugal pengayaan canggihnya.

“Kita kemungkinan besar akan menyerang daerah itu segera. Dan tidak ada yang bisa mereka lakukan,” kata Trump pada hari Selasa.

Sebagai tanggapan, Teheran memperingatkan bahwa setiap serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran akan dianggap sebagai perluasan perang di kawasan itu, media pemerintah melaporkan pada Rabu pagi.

4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS

1. Fasilitas Nuklir 100 Meter di Bawah Gunung

Melansir CNN, gunung Pickaxe adalah fasilitas yang sangat terbentengi yang terletak jauh di bawah tanah di tengah negara, sekitar satu mil di selatan fasilitas pengayaan uranium Natanz yang sebelumnya dibom oleh AS dan Israel – menjadikannya target yang sulit bagi AS dan Israel, dan untuk operasi darat potensial apa pun.

Fasilitas tersebut terkubur setidaknya 100 meter (328 kaki) di bawah gunung besar yang disebut Kuh-e Kolang Gaz La, dengan Kolang yang berarti Pickaxe, menurut Institut Sains dan Keamanan Internasional (ISIS).

Pembangunan fasilitas dimulai pada tahun 2020; pada saat itu, Iran menyatakan fasilitas tersebut kepada Badan Energi Atom Internasional PBB sebagai fasilitas masa depan untuk merakit sentrifugal yang membuat bahan bakar nuklir.


2. Pintu Masuknya Terbuat dari Beton

Fasilitas tersebut sebagian besar diselimuti misteri; tidak ada skema yang tersedia untuk umum, dan para ahli sebagian besar memperoleh wawasan mereka dengan menganalisis citra satelit. Melalui gambar-gambar ini, ISIS mengatakan dalam sebuah laporan baru-baru ini, kita tahu fasilitas tersebut memiliki beberapa kompleks terowongan, perimeter keamanan yang besar, dan pintu masuk yang telah diperkuat dengan beton untuk perlindungan dari potensi serangan udara.

Fasilitas tersebut diyakini belum beroperasi, dengan konstruksi yang sedang berlangsung. Upaya tersebut mungkin telah meningkat dalam setahun terakhir, dengan konstruksi meningkat setelah Israel dan AS menargetkan fasilitas nuklir Iran lainnya pada Juni 2025. Di antara fasilitas yang diserang adalah kompleks pengayaan uranium Natanz, hanya beberapa mil dari Gunung Pickaxe.

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |