loading...
Nabi SAW bahkan mengistilahkan majelis ilmu sebagai taman-taman surga. Ilmu pengetahuan ibarat sebuah cahaya yang akan menuntun manusia hingga mencapai tujuan penciptaan manusia menurut Islam. Foto ilustrasi/ist
Ada banyak faedah dan keutamaan dalam menuntut ilmu baik ilmu pengetahuan umum serta ilmu agama.Menuntut ilmu pun bisa dari mana saja, melalui lembaga resmi maupun lembaga non formal seperti majelis taklim atau ceramah-ceramah di masjid.
Dinukil dari buku 'The Ideal Muslim', Dr Muhammad Ali Hasyimi, menguraikan, bahwa di majelis ilmu nama Allah Ta'ala senantiasa diagungkan. Setiap pembicaraan pun dipenuhi tema keagungan ajaran Islam mengenai tarbiyah (pendidikan), individu, keluarga dan masyarakat. Di samping juga pada akhirnya sanggup menambah amal kebaikannya kelak.
Begitu mulia kedudukan majelis ilmu , hingga Rasulullah menyebutnya akan diikuti pula oleh para malaikat. Tak hanya itu, Nabi SAW bahkan mengistilahkan majelis ilmu sebagai taman-taman surga. Ilmu pengetahuan ibarat sebuah cahaya yang akan menuntun manusia hingga mencapai tujuan penciptaan manusia menurut Islam.
Karena itu, menuntut ilmu , dalam Islam hukumnya wajib. Seperti yang dikatakan dalam sebuah hadis: “Menuntut ilmu wajib atas setiap muslim (baik muslimin ataupun muslimah).” (HR. Ibnu Majah)
Bagi kaum muslim dan muslimah, diperintahkan agar mereka memiliki pendidikan yang baik. Salah satu caranya adalah dengan mendatangi majelis ilmu agar ia bisa cara mendidik anak dalam Islam dan cara mendidik yang baik. Bukan hanya itu, terdapat keutamaan mendatangi majelis ilmu bagi perempuan.
Disarikan dari berbagai sumber, berikut keutamaan mengikuti majelis ilmu, terutama ilmu-ilmu syar'i, di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Perintah Allah Ta'ala
اقْرَأْ بِاسْمِرَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ {1} خَلَقَالإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ {2} اقْرَأْوَرَبُّكَ اْلأَكْرَمُ {3} الَّذِي عَلَّمَ ابِالْقَلَمِ{4} عَلَّمَ اْلإِنسَانَ مَالَمْ يَعْلَمْ {5}
“Bacalah dengan(menyebut) nama tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah, bacalah, dan tuhanmu lah yang paling pemurah, yang mengajar(manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahui.” (QS. Al-a’laq : 1-5)
2. Mendapatkan derajat tinggi
Allah Ta'ala berfirman,
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS. Al Mujadilah: 11).