loading...
Perubahan pendekatan pembelajaran dalam beberapa tahun terakhir mendorong munculnya peluang bisnis baru di sektor teknologi pendidikan. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Perubahan pendekatan pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar (SD) dalam beberapa tahun terakhir mendorong munculnya peluang bisnis baru di sektor teknologi pendidikan (edutech). Pergeseran fokus dari metode hafalan ke pembelajaran berbasis keterampilan emosional, sosial, dan kognitif membuat industri ini kian dilirik pelaku usaha.
Tren ini juga dipacu oleh meningkatnya keterlibatan orang tua dalam proses belajar anak. Mereka kini tidak hanya menjadi pengawas, tetapi juga mitra aktif yang membimbing dan memotivasi anak di rumah. Kondisi tersebut membuka ruang bagi inovasi layanan pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran sekolah, teknologi, dan dukungan keluarga.
Baca Juga: Kisah Demetria Dahayu, Mahasiswa UGM yang Menjadi Lulusan S1 Tercepat
Melihat peluang tersebut, PT Aegis Ultima Teknologi mengembangkan Vyneapple, sebuah platform edutech yang menyasar segmen siswa SD. Platform ini menawarkan pendekatan belajar digital yang tidak hanya menekankan materi akademik, tetapi juga mendukung pengembangan keterampilan anak secara menyeluruh, mulai dari kognitif hingga emosional.
CEO PT Aegis Ultima Teknologi, Arief Wibowo, menyebut potensi pasar edutech untuk pendidikan dasar di Indonesia sangat besar, mengingat tingginya penetrasi perangkat digital dan kebutuhan pembelajaran personalisasi. "Setiap anak memiliki kecepatan belajar berbeda, dan sistem ini dirancang agar bisa menyesuaikan kebutuhan masing-masing siswa," ujar dia, Jumat (29/8).
Vyneapple menggabungkan elemen gamifikasi dan kolaborasi untuk menarik minat siswa. Anak dapat belajar Matematika, Bahasa Inggris, dan Sains secara interaktif melalui kompetisi mingguan, permainan edukatif, hingga fitur tanya-jawab. Ke depan, teknologi kecerdasan buatan (AI) akan ditambahkan untuk memberikan rekomendasi materi yang lebih sesuai dengan perkembangan belajar setiap anak.
Selain menyasar siswa, platform ini juga menghadirkan fitur komunitas digital bagi orang tua. Melalui ruang berbagi pengalaman dan tips pendampingan belajar, komunitas ini diharapkan memperkuat ekosistem pendidikan berbasis keluarga yang kini kian dibutuhkan.