TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank

15 hours ago 8

loading...

Dari konten hiburan ke transaksi finansial — TikTok sedang membangun ekosistem digital yang ingin menggantikan banyak aplikasi sekaligus. Foto: Gemini

JAKARTA - TikTok kini bukan sekadar tempat scrolling video. Perlahan tapi sistematis, platform besutan ByteDance ini bergerak menjadi super app — satu aplikasi yang menangani belanja, pemesanan hotel, pencarian, hiburan, hingga layanan keuangan.

Model super app bukan konsep baru. WeChat di China sudah membuktikan satu aplikasi bisa menggantikan peran Facebook, WhatsApp, Apple Pay, dan toko aplikasi sekaligus. TikTok kini ingin mereplikasi formula itu di pasar global — dimulai dari Amerika Serikat dan Brasil.

Apa Saja yang Sudah Dilakukan TikTok?

TikTok Shop: Fondasi Paling Kokoh

Langkah terbesar TikTok dimulai dari e-commerce. Diuji sejak 2021, TikTok Shop resmi hadir di AS pada 2023. Hasilnya: penjualan tumbuh 407% pada 2024, lalu naik lagi 108% pada 2025, mencapai nilai Rp283,17 triliun (USD15,82 miliar) menurut eMarketer.

Per tahun lalu, TikTok Shop menguasai 18,2% dari total social commerce di AS — dan diproyeksikan naik ke 24,1% pada 2027. TikTok kini bersaing langsung dengan Amazon dan Shein, bahkan mulai memasuki segmen ritel mewah.

TikTok GO: Pesan Hotel Tanpa Keluar Aplikasi

Mei lalu, TikTok meluncurkan TikTok GO di AS. Fitur ini memungkinkan pengguna menemukan dan memesan hotel, atraksi wisata, serta pengalaman perjalanan langsung dari dalam aplikasi — tanpa diarahkan ke situs pihak ketiga.

Ini menempatkan TikTok sebagai pesaing langsung Google Search dan Google Maps: bukan hanya mesin penemuan, tapi juga platform transaksi.

Fintech: TikTok Mengincar Bisnis Perbankan

Maret lalu, Reuters melaporkan TikTok mengajukan dua lisensi ke bank sentral Brasil. Pertama, izin menyediakan rekening prabayar — pengguna bisa menyimpan dana, menerima, dan melakukan pembayaran. Kedua, izin sebagai penyedia kredit langsung.
Langkah ini membuka front persaingan baru: melawan fintech dan platform pembayaran digital.

Olahraga, Musik, Mikrodrama, dan Game

Di bidang olahraga, TikTok meluncurkan hub khusus FIFA World Cup 2026 dengan skor langsung, jadwal, dan highlights — didukung produk TikTok GamePlan untuk liga dan broadcaster.

Ambisi di musik tidak semulus itu. TikTok Music diluncurkan 2023 untuk bersaing dengan Spotify, namun tutup setahun kemudian. Kini TikTok beralih ke strategi kemitraan: memungkinkan pelanggan Apple Music memutar lagu penuh langsung dari feed.

TikTok juga merambah konten scripted lewat seksi Minis dan aplikasi mikrodrama tersendiri, serta menambahkan game kasual dalam aplikasi untuk mendorong waktu penggunaan dan interaksi antar-pengguna.

Mengapa Ini Penting bagi Pasar Digital Global?

Super app bekerja karena membuat pengguna tidak perlu berpindah aplikasi. Semakin banyak transaksi yang terjadi dalam satu ekosistem, semakin besar data yang dikumpulkan — dan semakin sulit bagi pengguna untuk pergi.

TikTok sudah memiliki basis pengguna masif dan kebiasaan scrolling yang kuat. Kini ia sedang mengkonversi waktu layar menjadi transaksi nyata.

FAQ

Apakah TikTok sudah menjadi super app?

Belum sepenuhnya, tapi sedang dalam proses. Fitur belanja, pemesanan perjalanan, pencarian, hiburan, dan layanan keuangan sudah mulai terintegrasi dalam satu platform.

Apa bedanya TikTok dengan WeChat?

WeChat sudah menjadi super app matang di China. TikTok sedang mereplikasi model itu di pasar Barat — dimulai dari AS dan Brasil.

Siapa yang paling terancam oleh TikTok?

Google (Search & Maps), Amazon (e-commerce), Netflix (streaming), Spotify (musik), serta startup fintech dan platform pembayaran digital.

Berapa nilai bisnis TikTok Shop saat ini?

Rp283,17 triliun atau US$15,82 miliar per 2025, dengan pangsa 18,2% dari total social commerce AS.

(dan)

Read Entire Article
Jatim | Jateng | Apps |